
Rowosari, pcnukendal.com - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Rowosari menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) sebagai pintu masuk kaderisasi pelajar NU.
Kegiatan dipusatkan di Madrasah Aliyah (MA) Darussa’adah Rowosari Sabtu–Minggu (17–18/1/2026).
Makesta yang mengusung tema “Wiyata Jati Diri Ngudi Kuncaraning Patembayan” tersebut diikuti 59 peserta. Mereka merupakan pelajar dari pimpinan ranting dan komisariat se-Kecamatan Rowosari yang siap memulai proses kaderisasi formal di tubuh IPNU dan IPPNU.
Ketua PAC IPNU Rowosari, Arfaq Aqil, menegaskan bahwa Makesta bukan sekadar seremoni penerimaan anggota, melainkan langkah awal untuk berproses dan berkhidmah secara berkelanjutan di organisasi pelajar NU.
“Kami berharap rekan dan rekanita tidak berhenti hanya sebagai anggota biasa. Setelah Makesta, mereka harus mampu mengaktifkan pimpinan ranting maupun pimpinan komisariat serta berkontribusi nyata di lingkungan masing-masing. Keberlanjutan kaderisasi adalah kunci menjaga eksistensi organisasi pelajar NU,” ujar Arfaq dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Kendal, Aininda Nur Baiti, menekankan pentingnya nilai pengabdian sebagai fondasi utama dalam berorganisasi. Menurutnya, menjadi kader IPNU-IPPNU berarti siap mengabdi dengan penuh keikhlasan.
“Mengabdi lebih mulia daripada memimpin. Nilai ini harus tertanam sejak awal agar kader IPNU-IPPNU tumbuh menjadi pelajar yang tangguh, rendah hati, dan berorientasi pada kemaslahatan,” tuturnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi dasar, mulai dari ke-IPNU-IPPNU-an, ke-NU-an, keorganisasian, hingga pembentukan karakter pelajar berakhlakul karimah. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, dinamika kelompok, serta penguatan nilai kebersamaan.
Panitia juga mengemas kegiatan dengan pendekatan partisipatif untuk mempererat solidaritas antarpeserta. (Auliya Rizqi AS/muf)