Ketua RMI PCNU Kendal Buka UAM 1446/1447 Hijriah, Diikuti 3.267 Santri


Brangsong, pcnukendal.com - Ketua Rabithah Ma’ahid al-Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) PCNU Kabupaten Kendal, KH Abdur Rochim, resmi membuka pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah (UAM) Tahun Ajaran 1446/1447 Hijriah. Pembukaan dilakukan di MDTU NU 01 Tarbiyatul Aulad Blorok, Kecamatan Brangsong, Ahad (11/1/2026).

Pembukaan UAM menandai dimulainya pelaksanaan ujian madrasah diniyah yang digelar serentak oleh seluruh Madin di bawah naungan RMI PCNU Kendal. Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 11 hingga 15 Januari 2026.

Dalam sambutannya di hadapan para peserta ujian, KH Abdur Rochim menegaskan bahwa UAM dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu lulusan madrasah diniyah. Menurutnya, ujian tersebut bertujuan mengukur kompetensi santri sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Madin yang berada di bawah koordinasi RMI NU.

“Ujian Akhir Madrasah ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana capaian kompetensi santri, sekaligus menjadi bahan evaluasi dan umpan balik bagi perbaikan proses pembelajaran di madrasah diniyah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, UAM juga menjadi salah satu instrumen penting dalam menilai perkembangan santri serta menjadi syarat penentuan kelulusan. Materi ujian mencakup seluruh mata pelajaran yang diajarkan di madrasah diniyah, baik mata pelajaran wajib, pilihan, maupun muatan lokal.

Pada Tahun Ajaran 1446/1447 Hijriah ini, jumlah peserta UAM jenjang Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) di Kabupaten Kendal tercatat sekitar 3.267 santri. KH Abdur Rochim berharap, madrasah diniyah mampu terus berkontribusi dalam melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki karakter dan integritas.

“Harapan saya, lembaga pendidikan madrasah mampu melahirkan lulusan yang berkarakter, beradab, dan berintegritas. Ujian madrasah ini diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar menjadikan madrasah sebagai pencetak kader intelektual, ilmuwan, dan cendekiawan muslim yang profesional, berintegritas, dan berakhlakul karimah,” harapnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh santri peserta ujian agar mengikuti UAM dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat. Menurutnya, ujian tidak sepatutnya dijadikan beban, melainkan tantangan yang harus dihadapi secara positif.

“Dengan berdoa, menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri dengan baik sebelum ujian, jangan menjadikan ujian sebagai beban atau stres, tetapi sebagai tantangan yang dihadapi dengan semangat dan keceriaan,” pesannya.

Ia menambahkan agar santri tetap optimis, percaya diri, dan tekun dalam belajar. “Tetap bersemangat dalam mengerjakan ujian, jaga kesehatan, dan bersyukurlah atas segala karunia Allah SWT. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran serta hasil terbaik,” pungkasnya. (muf)

Informasi Berita Lainnya

PRNU Langenharjo Tasyarufkan Sembako pada...

Kendal, pcnukendal.com - Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kota Kendal, melakukan pentasyarufan paket...

Ketua PWNU Jateng Ajak Kader NU Terjun...

Batang, pcnukendal.com - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Abdul Ghofar Rozin, mengajak seluruh kader Nahdlatul Ulama...

Kenalkan Gejala Dini Penyakit Jantung, Klinik...

Pegandon, pcnukendal.com - Klinik Pratama NU Pegandon terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan warga. Salah satunya...

Peringati Satu Abad NU, MWC NU Ngampel Gelar...

Ngampel, pcnukendal.com - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Ngampel menggelar Tahlil Akbar memperingati Hari Lahir (Harlah)...

Advertisement

Press ESC to close