
Kangkung, pcnukendal.com - Ahmad Nurhalim akhirnya resmi ditetapkan sebagai Kepala MTs NU 20 Kangkung masa khidmah 2026–2030. Penetapan tersebut dilakukan melalui rapat pemilihan kepala madrasah yang diselenggarakan Pengurus Badan Pelaksana Penyelenggaraan Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (BP3MNU) MTs NU 20 Kangkung di ruang rapat madrasah setempat, Jumat (9/1/2026) siang.
Rapat pemilihan berlangsung demokratis dan terbuka. Dari total 13 pengurus BP3MNU yang hadir, seluruhnya memberikan hak suara melalui mekanisme voting. Hasilnya, Ahmad Nurhalim meraih suara terbanyak dan unggul mutlak dari calon lainnya, Kukuh Suharjo.
Sebelum proses pemilihan, Sekretaris BP3MNU MTs NU 20 Kangkung, Rosidin, terlebih dahulu membacakan hasil seleksi calon kepala madrasah yang telah dilaksanakan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kendal.
Dalam tahapan seleksi tersebut, MTs NU 20 Kangkung mengusulkan enam guru sebagai bakal calon kepala madrasah. Namun, setelah melalui proses seleksi, hanya dua nama yang dinyatakan lolos, yakni Ahmad Nurhalim dan Kukuh Suharjo. Seleksi calon kepala madrasah tersebut dilaksanakan pada 10 Desember 2025 di SMK NU 05 Kaliwungu Selatan.
Rapat pemilihan kepala madrasah dipimpin langsung Ketua MWC NU Kangkung, Ahmad Khoiron, yang hadir sekaligus sebagai pengawas BP3MNU. Meski rapat dihadiri 13 pengurus, Ahmad Khoiron menegaskan bahwa seluruh unsur kelembagaan telah terpenuhi, baik unsur pembina, pengawas, maupun pengurus.
Dalam arahannya, Ahmad Khoiron menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi pasca-pemilihan. Ia mengingatkan agar perbedaan pandangan dalam proses demokrasi tidak berujung pada perpecahan.
“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar. Namun setelah keputusan diambil, semua pihak harus kembali melihat secara kelembagaan dan mengutamakan kepentingan madrasah di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” pesannya.
Sementara itu, Kepala MTs NU 20 Kangkung terpilih, Ahmad Nurhalim, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk memajukan madrasah secara kolektif bersama seluruh elemen.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Saya berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh guru, tenaga kependidikan, serta pengurus BP3MNU untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola madrasah, dan penguatan karakter ke-NU-an peserta didik,” ujar Ahmad Nurhalim.
Ia juga menegaskan kesiapan untuk melanjutkan dan menyempurnakan program-program yang telah berjalan, serta membuka ruang dialog demi kemajuan MTs NU 20 Kangkung ke depan. (muf)