
Semarang, pcnukendal.com - Suara genderang bertalu-talu mengiringi langkah tegap para anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Singorojo dalam Kirab Kebangsaan Hari Santri 2025 yang digelar Pondok Pesantren Ashabul Kahfi dan Roudhotul Muttaqin Semarang, Sabtu (25/10/2025).
Kirab dimulai dari Sirkuit Mijen menuju Kampus 4 Pondok Pesantren Putra Ashabul Kahfi dengan jarak tempuh hampir enam kilometer. Meski rute cukup panjang, semangat lebih dari ribuan peserta tak sedikit pun surut.
Kehadiran Drumband Banser Singorojo menjadi salah satu daya tarik utama dalam kirab tersebut. Lantunan musik yang gagah berpadu dengan irama langkah barisan peserta membuat suasana kian semarak dan penuh kebanggaan.
Penasehat GP Ansor Singorojo, Muhammad Nasir, yang turut mendampingi rombongan drumband menyampaikan apresiasi atas undangan dari pihak pesantren.
“Terima kasih kepada Pondok Pesantren Ashabul Kahfi yang telah mengundang kami untuk ikut memeriahkan kirab ini. Semoga ke depan sinergi seperti ini terus terjalin dalam kegiatan-kegiatan keagamaan maupun kebangsaan,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili Pengasuh Pondok Pesantren Ashabul Kahfi, M. Rikza Saputro menegaskan bahwa kirab ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata syukur dan semangat kebangsaan santri.
“Tujuan kirab ini adalah untuk menghidupkan semangat resolusi jihad serta menunjukkan bahwa pesantren bukan hanya tempat mengaji, tetapi juga pusat perjuangan dan pembelaan terhadap negara,” tegasnya.
Kirab kebangsaan berlangsung meriah. Sepanjang perjalanan, masyarakat tampak antusias menyaksikan barisan peserta yang mengenakan atribut pesantren dan kreasi budaya Islam Nusantara yang memukau. Sementara suara shalawat dan musik drumband Banser menggema menambah suasana meriah Hari Santri 2025 di Kota Semarang. (anish/muf)