Gelar Penyuluhan Kesehatan, Fatayat NU Kadilangu Ajak Perempuan Lawan Kanker Serviks


Kangkung, pcnukendal.com - Dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan, Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Kadilangu, Kecamatan Kangkung, menyelenggarakan penyuluhan kesehatan perempuan bertajuk “Kenali Gejala, Cegah Sejak Dini: Bersama Lawan Kanker Serviks.” Kegiatan digelar di kediaman pengurus, Malika Fitriani, Ahad (26/10/2025).

Menurut Ketua Ranring Fatayat NU Kadilangu, Nikmatin Muyasaroh kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung kesehatan perempuan dan keluarga.

“Kami ingin perempuan memiliki pengetahuan dan keberanian untuk menjaga kesehatannya. Kesehatan reproduksi bukan hal tabu, tapi hak yang harus diperjuangkan,” ujarnya.

Dirinya berharap kegiatan penyuluhan tersebut bisa memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan kesadaran kesehatan perempuan.

“Semoga ke depan akan terjalin kerja sama yang saling berkesinambungan antara Fatayat NU dan para penyuluh kesehatan, khususnya dari Puskesmas Kangkung 2,” tutupnya.

Penyuluhan kesehatan perempuan menghadirkan narasumber Lutfi Andreany, tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Kangkung II. menjelaskan bahwa kanker serviks disebabkan oleh infeksi virus HPV (Human Papilloma Virus) yang menular melalui hubungan seksual.

“Penyakit ini sering tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak perempuan baru sadar setelah kondisinya cukup serius,” ungkap Lutfi.

Ia mengingatkan para peserta agar mengenali tanda-tanda yang patut diwaspadai seperti nyeri panggul, perdarahan di luar masa haid, keputihan berbau atau berwarna tidak normal, nyeri saat berhubungan suami istri, serta perdarahan setelah menopause.

Selain itu, Lutfi memaparkan sejumlah faktor risiko seperti pernikahan di usia dini (di bawah 17 tahun), berganti pasangan, terpapar infeksi menular seksual (IMS), melahirkan banyak anak, dan kebiasaan merokok, baik aktif maupun pasif.

Sebagai langkah pencegahan, Lutfi mendorong para perempuan untuk melakukan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) secara rutin.

“Tes ini sederhana, cepat, dan hasilnya bisa diketahui dalam waktu satu hingga dua menit. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan saat tidak haid, dan tidak berhubungan intim malam sebelumnya,” terangnya.

“Jika hasil IVA negatif, pemeriksaan cukup dilakukan setiap tiga hingga lima tahun sekali, namun jika positif, pasien akan dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan atau rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (Yani/Lavira/muf)

Informasi Berita Lainnya

Atraksi Garfanada Kendal Semarakkan Apel...

Batang, pcnukendal.com - Apel Kemanusiaan memperingati Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) versi tahun Masehi yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul...

LAZISNU Jetis Salurkan 30 Paket Sembako Cinta...

Kendal, pcnukendal.com - Momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama dimanfaatkan Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah...

Harlah Satu Abad NU di Weleri, KH Zaenal...

Weleri, pcnukendal.com - Pengasuh Pondok Pesantren Maslakul Anwar Pegeruyung, KH Zaenal Arifin, mengingatkan warga Nahdliyin agar tidak hanya...

Haflah Akhirussanah MDTU NU 06 Galih, Momentum...

Gemuh, pcnukendal.com - Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula Nahdlatul Ulama (MDTU NU) 06 Hidayatul Mubtadiin Desa Galih, Kecamatan Gemuh, menggelar...

Advertisement

Press ESC to close