
Singorojo, pcnukendal.com - Mubalighah asal Desa Gondang, Kecamatan Limbangan, Hj. Ninik Mutmainah, mengingatkan pentingnya menghadapi fenomena bullying dengan cara yang santun dan berlandaskan ajaran Rasulullah.
Pesan itu ia sampaikan dalam tausiyah pertemuan rutin selapanan pengurus MWC NU Singorojo, yang digelar di Gedung MWC NU setempat, Minggu (12/10/2025).
Dalam ceramahnya, Hj. Ninik menyoroti bahwa bullying kini tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga melalui media sosial. Ia menekankan bahwa warga Nahdliyin, khususnya perempuan, harus memiliki keteguhan hati dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam merespons perlakuan buruk orang lain.
“Untuk menghadapi bullying, kita harus menyelesaikannya dengan cara yang diajarkan Rasulullah. Ada empat cara menjaga hati agar tidak terpengaruh, terutama ketika menjadi korban,” ujarnya.
Ia lalu memaparkan empat langkah tersebut, yakni: tidak takut jika berada di posisi benar, tetap fokus melakukan kebaikan, membalas dengan porsi yang adil tanpa berlebihan, serta memilih untuk memaafkan dan mendoakan pelaku dengan kebaikan.
“Yang terpenting adalah menjaga hati. Jika hati kita baik, maka seluruh tubuh pun akan baik,” tegasnya.
Perkuat Silaturahmi dan Semangat Ke-NU-an
Kegiatan rutin selapanan ini dihadiri oleh pengurus MWC NU Singorojo, lembaga, badan otonom, dan warga NU setempat.
Ketua MWC NU Singorojo, KH Khoirul Amin, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai upaya memperkuat ukhuwah dan semangat perjuangan kader NU.
“Pertemuan rutin ini menjadi sarana upgrade semangat ke-NU-an, memperkuat perjuangan, dan mempererat tali silaturahmi antarwarga NU di wilayah Singorojo,” ujarnya.
KH Khoirul juga mengajak seluruh pengurus agar fokus menjalankan program kerja yang telah direncanakan, termasuk menjaga keberlanjutan kegiatan rutin setiap Minggu Pahing. (anish/muf)