
Wonosobo, pcnukendal.com - Kontingen Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Kabupaten Kendal berhasil membawa pulang 9 medali dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII Tingkat Jawa Tengah yang digelar di Kabupaten Wonosobo, Rabu–Sabtu (10–13/9/2025).
Kesembilan medali itu terdiri dari 4 perak dan 5 perunggu, yang diraih dari berbagai cabang olahraga dan seni. Rinciannya:
Perak: Catur SLTA putra (MA NU 03 Sunan Katong), Lari Sprint SLTP putri (MTs NU 30 Al Mashud Weleri), Bulutangkis SLTP putri (MTs NU 04 Muallimin Weleri), Lari Sprint SLTA putri (MA NU 03 Sunan Katong).
Perunggu: Catur SLTA putri (SMK NU 01 Kendal), Cipta dan Baca Puisi SLTA putri (SMA Ma’arif NU 04 Kangkung), Bulutangkis MI putri (MI NU 35 Miftahul Ulum Karangdowo), Bulutangkis SLTP putra (MTs NU 04 Muallimin Weleri), dan Sepak Takraw SLTA (SMA Ma’arif NU 04 Kangkung).
Dalam ajang ini, Kendal menurunkan 242 peserta, didampingi 48 official dan 18 fasilitator. Mereka mengikuti 27 cabang olahraga dan seni.
Ketua LP Ma’arif PCNU Kendal, Ahmad Khoiron, mengatakan, hasil ini menjadi catatan penting bagi LP Ma’arif Kendal untuk memperkuat pembinaan atlet pelajar NU agar bisa kembali bangkit pada ajang-ajang berikutnya.
“Alhamdulillah, Kendal bisa berpartisipasi dalam PORSEMA XIII Provinsi Jawa Tengah di Wonosobo tahun ini. Meskipun belum bisa maksimal dalam mencapai prestasi. Mudah-mudahan di PORSEMA yang akan datang bisa lebih baik lagi,” terangnya.
Senada, Sekretaris LP Ma’arif Kendal, H. Suciptono, mengakui hasil tahun ini belum sesuai target. “Sepanjang keikutsertaan kita di Porsema, kali ini Kendal mengalami penurunan drastis. Tidak ada medali emas sama sekali. Evaluasi akan segera dilakukan agar ke depan bisa lebih baik,” tegasnya.
Meski begitu, semangat para atlet tetap tinggi. Ida Rahmawati, siswi MA NU 03 Sunan Katong peraih perak lari sprint putri, mengaku bangga meski belum meraih emas.
“Saya sudah berusaha maksimal. Untuk lomba berikutnya akan berusaha lebih keras agar hasilnya lebih baik,” kata atlet asal Magelung, Kaliwungu Selatan, yang mulai menekuni atletik sejak SMP dan pernah tampil di POPDA Jateng.
Hal serupa disampaikan atlet takraw, Muhammad Faiq Anjana, dari SMK NU 01 Kendal. Ia bergabung dengan tim SMA Ma’arif NU 04 Kangkung dan hanya meraih perunggu dari target emas.
“Kami sebenarnya siap, tapi pemain andalan kami sakit demam berdarah dan harus dirawat. Meski begitu kami bersyukur bisa mengalahkan tuan rumah di perebutan tempat ketiga. Banyak evaluasi untuk Porsema ini, semoga ke depan lebih baik,” ujarnya. (anish/muf)