Kemah Bakti di Sumber Rahayu, Tunas Muda Nyalakan Jiwa Kesatria


Limbangan, pcnukendal.com - Lapangan Desa Sumber Rahayu, Kecamatan Limbangan, berubah riuh sepanjang akhir pekan lalu. Hamparan rumput yang biasanya lengang dipenuhi tenda-tenda warna-warni, kibaran bendera regu, dan tawa ceria anak-anak berseragam pramuka. Selama tiga hari, Jumat–Ahad (5–7/9/2025), tempat itu menjadi arena Kemah Bakti Penggalang Madrasah Ibtidaiyah (MI) NU se-Eks Kawedanan Boja.

Sebanyak 27 regu putra dan putri dari tujuh MI ambil bagian dalam kegiatan yang digelar dua tahun sekali ini. Sejak pagi, para peserta sibuk menata tenda, menyiapkan perlengkapan, hingga melantangkan yel-yel penyemangat khas pramuka.

“Tema tahun ini Bangkitkan Semangat Tunas Muda dengan Jiwa Kesatria. Anak-anak diharapkan belajar mandiri, disiplin, sekaligus tetap gembira,” kata Penanggung Jawab Kegiatan, Mustaqim.

Rangkaian kegiatan berlangsung meriah. Ada lomba permainan tradisional yang mengundang gelak tawa, pentas seni yang mengasah kreativitas, hingga permainan kelompok yang menuntut kekompakan. Nuansa religius pun hadir melalui pembacaan Barzanji dan kuliah subuh, menjadikan suasana kemah semakin teduh.

Tak hanya peserta, masyarakat sekitar pun ikut merasakan dampaknya. Kehadiran pedagang kaki lima dan pelaku UMKM yang menjajakan gorengan, mie rebus, hingga minuman segar menambah semarak acara sekaligus menggerakkan ekonomi desa.

Malam hari, sempat terjadi angin kencang yang menggoyang sejumlah tenda. Namun, bukannya gentar, para penggalang justru semakin kompak saling membantu. “Awalnya takut, tapi jadi seru karena kita saling bantu biar tenda tetap berdiri,” ujar Abdilah, salah satu peserta dengan penuh semangat.

Bagi para guru pendamping, momen itu menjadi pelajaran nyata. “Pramuka itu bukan sekadar baris-berbaris, tapi juga melatih mental, solidaritas, dan kepedulian,” ungkap Mustaqim.

Kemah Bakti ini akhirnya menjadi lebih dari sekadar pertemuan pramuka. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antar-MI, ruang belajar kebersamaan, sekaligus pengalaman berharga bagi anak-anak—mulai dari tidur di tenda untuk pertama kalinya, belajar memasak sendiri, hingga tampil percaya diri menunjukkan kreativitasnya.

Dari tenda sederhana di Sumber Rahayu, tunas-tunas muda itu telah menanamkan pengalaman penting: solidaritas, kemandirian, dan jiwa kesatria yang akan mereka bawa pulang ke sekolah masing-masing. (Pram/muf)

Informasi Berita Lainnya

Mahasiswa KKN STIK Kendal Ajari Siswa SDN 1...

Gemuh, pcnukendal.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) Desa Galih menggelar pelatihan kreativitas dengan...

Mahasiswa KKN STIK Kendal Tanamkan Budaya...

Gemuh, pcnukendal.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) Posko IV Desa Galih menanamkan budaya gemar menabung...

Atraksi Garfanada Kendal Semarakkan Apel...

Batang, pcnukendal.com - Apel Kemanusiaan memperingati Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) versi tahun Masehi yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul...

LAZISNU Jetis Salurkan 30 Paket Sembako Cinta...

Kendal, pcnukendal.com - Momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama dimanfaatkan Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah...

Advertisement

Press ESC to close