
Brangsong, pcnukendal - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Brangsong menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) di Gedung MWC NU Brangsong, Minggu (27/07/2025). Kegiatan ini menandai berakhirnya masa khidmah Ketua Fatayat NU sebelumnya, Arisatun, yang telah memimpin selama dua periode (8 tahun).
Dalam sambutannya, Arisatun menyampaikan rasa syukurnya atas capaian organisasi selama masa kepemimpinannya. Ia menyebut, dari kondisi awal yang cukup pasif, kini sekitar 80% ranting Fatayat di Brangsong telah aktif.
“Ketika saya mulai menjabat, banyak ranting yang vakum. Alhamdulillah, kini hampir seluruhnya aktif. Semoga ke depan kepengurusan baru bisa melanjutkan dan menyempurnakan sisa 20% yang belum aktif,” ungkapnya.
Mewakili Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Kendal, Lilik Nur Kholidah menyampaikan apresiasi atas dedikasi Arisatun dan pengurus lainnya.
“Terima kasih atas pengabdian luar biasa selama dua periode. Harapannya, ketua baru bisa meneruskan roda organisasi sesuai AD/ART dan terus membawa semangat pemberdayaan perempuan,” pesannya.
Usai pembukaan, acara kemudian dilanjutkan dengan sidang pleno yang dipimpin oleh Inayah. Sidang tersebut menghasilkan keputusan aklamasi. Dari sepuluh perwakilan pimpinan ranting yang hadir, semuanya sepakat memilih Sri Wahyudah sebagai Ketua PAC Fatayat NU Brangsong masa khidmah 2025–2029.
Dalam sambutannya, Sri Wahyudah menyampaikan komitmennya untuk membawa Fatayat Brangsong semakin maju.
“Dengan kerendahan hati, saya menerima amanah ini. Semoga saya bisa menjalankan tugas dengan baik dan menjadikan Fatayat NU sebagai wadah pemberdayaan perempuan yang bermanfaat bagi umat,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh pengurus MWC NU Brangsong, perwakilan badan otonom NU, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. (Aridhatul Kusnah/muf)