Pengajian Ahad Pagi di Gemuhblanten, KH Yamahsari Paparkan 5 Kunci Surga


Gemuh, pcnukendal.com - Warga Desa Gemuhblanten, Kecamatan Gemuh, memadati Masjid Al-Huda untuk mengikuti pengajian rutin Ahad pagi, (27/07/2025). Acara ini turut dihadiri oleh mahasiswa KKN Moderasi Beragama ke-20 UIN Walisongo Semarang yang tengah mengabdi di desa tersebut.

Pengajian menghadirkan KH Yamahsari, mubaligh asal Desa Taman Gede, yang menyampaikan tausiyah bertajuk “Lima Kunci Menuju Surga”. Dalam ceramahnya yang inspiratif, ia mengupas nilai-nilai keislaman yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

KH Yamahsari mengingatkan bahwa setiap Muslim memiliki peluang besar menuju surga, asalkan konsisten meniti jalan kebaikan. Salah satunya adalah dengan menjadi perempuan sholehah yang taat kepada suami, menjaga kehormatan diri, serta menjalankan tanggung jawab rumah tangga sebagai bentuk ibadah mulia.

“Tidak cukup hanya dengan salat dan puasa. Kehidupan rumah tangga pun menjadi ladang amal, selama dilandasi dengan keikhlasan dan ketakwaan,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua, bahkan setelah mereka wafat. Kisah seorang saudagar kaya dalam kitab I’anatu al-Thalibin yang rutin mendoakan orang tuanya menjadi contoh bahwa harta bukan penghalang untuk taat.

Tak kalah penting, lanjutnya, ibadah haji dan umrah juga merupakan perjalanan spiritual penuh makna. “Lebih dari sekadar perjalanan fisik, ini tentang pengorbanan dan totalitas dalam meraih ridha Allah,” ungkapnya.

KH Yamahsari kemudian menyoroti pentingnya akhlak mulia sebagai jaminan surga menurut sabda Rasulullah SAW. Ia menyebut bahwa kepintaran tidak cukup bila tidak dibarengi dengan perilaku terpuji.

“Banyak orang sederhana, tapi mampu menunjukkan akhlak luar biasa. Karena itu, orang berilmu harus menjadi teladan, bukan hanya pintar, tapi juga santun,” tegasnya.

Sebagai penutup, ia mengajak umat untuk menghargai tugas-tugas kecil dalam agama, seperti mengumandangkan adzan.

“Dengan niat yang ikhlas dan iman yang lurus, tugas ini bisa menjadi jalan menuju surga,” katanya.

Usai pengajian, para mahasiswa KKN menyatakan syukur dan kebahagiaannya bisa turut serta. Mereka menilai kegiatan ini bukan hanya menguatkan spiritualitas, tetapi juga memperkaya pengalaman dalam menumbuhkan semangat moderasi beragama dan cinta tradisi keislaman di tengah masyarakat.

“Ini bukan sekadar pengajian, tapi ruang pembelajaran yang nyata untuk memperbaiki diri dan memperkuat ukhuwah,” ujar Fitri Akrimatun, salah satu mahasiswa.

Acara ditutup dengan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta pengajian. (Sayyida Aqlia Faila/muf)

Informasi Berita Lainnya

Tak Pudar oleh Usia, Ratusan Anggota Muslimat...

Weleri, pcnukendal.com - Semangat berkhidmah para anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Weleri tampak tetap menyala meski usia tak lagi...

Mahasiswa KKN STIK Kendal Ajari Siswa SDN 1...

Gemuh, pcnukendal.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) Desa Galih menggelar pelatihan kreativitas dengan...

Mahasiswa KKN STIK Kendal Tanamkan Budaya...

Gemuh, pcnukendal.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) Posko IV Desa Galih menanamkan budaya gemar menabung...

Atraksi Garfanada Kendal Semarakkan Apel...

Batang, pcnukendal.com - Apel Kemanusiaan memperingati Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) versi tahun Masehi yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul...

Advertisement

Press ESC to close