
Kendal, pcnukendal.com - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kendal menggelar Latihan Kader Dasar (LKD) di SMK NU 01 Kendal selama dua hari, Sabtu-Ahad (28–29 Juni 2025).
Kegiatan yang mengusung tema “Mencetak Kader Militan yang Kredibel, Memiliki Loyalitas Tinggi terhadap Organisasi serta Mampu Mengikuti Perkembangan Modernisasi” ini diikuti 37 peserta dari 15 ranting se-Kecamatan Kendal dan para kader lintas kecamatan, di antaranya dari Brangsong, Boja, Singorojo, serta Patean.
Ketua panitia, Nurul Khoiriyah, menjelaskan bahwa peserta yang lolos telah melewati proses seleksi ketat. Ia juga mengapresiasi kehadiran peserta dari luar PAC Kendal meskipun harus menempuh jarak yang jauh.
“Kehadiran sahabat-sahabat dari kecamatan lain menambah semangat dan makna tersendiri dalam LKD kali ini,” ujarnya.
LKD dibuka secara resmi oleh Ketua PC Fatayat NU Kendal, Siti Ni’mallatif, yang menyebut LKD ini sebagai salah satu LKD paling spesial karena diikuti kader dari berbagai kecamatan.
“Biasanya LKD hanya dilaksanakan internal satu PAC. Namun kali ini pesertanya lintas kecamatan, ini menunjukkan semangat yang luar biasa,” tuturnya.
Ni’mallatif juga menjelaskan jenjang kaderisasi di tubuh Fatayat NU: dimulai dari Latihan Kader Dasar (LKD), lalu Latihan Kader Lanjutan (LKL), hingga Pelatihan Kader Nasional (PKN) sebagai level tertinggi.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua MWC NU Kendal, KH Moh. Anshori. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengkaderan berkelanjutan di tubuh Fatayat NU karena batas usia keanggotaan Fatayat yang relatif terbatas.
“Fatayat harus melakukan kaderisasi yang terstruktur agar tongkat estafet organisasi tetap terjaga dan berkembang,” pesannya.
Sementara itu, Ketua PAC Fatayat NU Kendal, Siti Muniroh, berharap para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk kemajuan organisasi di tingkat ranting.
“Semoga LKD ini mencetak kader militan yang kredibel, loyal, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” harapnya.
Selama dua hari satu malam, peserta mendapatkan materi strategis seperti Ke-NU-an dan Ke-Aswaja-an, Kefatayatan, Analisis Sosial Gender, Komunikasi dan Jaringan Organisasi, serta Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi.
Kegiatan ditutup dengan post test dan penugasan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai komitmen nyata peserta usai pelatihan. (Kholishotur Rodhiyah/muf)