Kangkung,
pcnukendal.com - Ratusan siswa
Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nahdlatul Ulama (NU) 20 Kangkung membersihkan
lingkungan sekolah dan fasilitas umum yang berada di sekitar sekolah.
Aksi bersih-bersih
bersama yang dilaksanakan pada Jumat (15/09) itu merupakan bagian dari peringatan
World Cleanup Day (WCUD), yaitu kegiatan bersih-bersih serentak terbesar
tahunan di dunia yang diperingati setiap bulan September.
"Kegiatan melibatkan
siswa dan guru. Masing-masing kelas didampingi guru membersihkan beberapa lokasi
dari jalan Balai Desa, makam, masjid, musala hingga Gedung MWC," terang Kepala
MTs NU 20 Kangkung, Khofidin.
"Adapun tujuannya
untuk mengedukasi siswa dalam menjaga dan memelihara lingkungan sehingga
menjadi kebiasaan baik di sekolah maupun di rumah. Terlebih tahun ini sekolah
kami menjadi Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten," imbuhnya.
Lebih lanjut,
penanggungjawab kegiatan, Rozikin mengungkapkan bahwa sampah yang dikumpulkan
dipisahkan berdasarkan jenisnya. Pemilahan sampah ini bertujuan agar sampah
bisa dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat.
"Untuk
sampah organik nanti bisa diolah menjadi kompos, sedangkan sampah berupa botol
minuman bisa dijadikan bahan kerajinan tangan," ucap Rozikin.
Sebagai Calon Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten, MTs NU 20 Kangkung telah membiasakan penerapan 4R yakni reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), recycle (mendaur ulang), dan replace (mengganti) sebagai upaya mengelola dan mengurangi sampah yang dihasilkan setiap hari.
Dengan pembiasaan tersebut diharapkan bisa meningkatkan
kesadaran siswa, guru dan masyarakat akan pentingnya mengolah sampah dan
menjaga lingkungan.(muf)