Khutbatul 'Arsy, Pengasuh Darul Amanah Sukorejo Ingatkan Santri Tak Salah Niat Masuk Pesantren

...

Sukorejo, pcnukendal.com – Mengawali awal tahun ajaran, Pondok Pesantren Darul Amanah Desa Ngadiwarno Kecamatan Sukorejo mengadakan masa pengenalan lingkungan pesantren kepada para santri baru. Masa pengenalan lingkungan pesantren yang biasa disebut Khutbatul 'Arsy itu dilaksanakan di Gedung Olah Raga (GOR) pesantren, Sabtu (16/7). Pada kegiatan itu, pimpinan dan pengasuh pesantren menyampaikan khutbah atau ceramah kepesantrenan agar para santri tidak salah niat masuk pesantren. "Yaitu niat yang benar untuk menimba ilmu di sini,” kata Pengasuh Pesantren Darul Amanah, KH Mas'ud Abdul Qodir. Kiai Mas’ud menjelaskan, masa pengenalan lingkungan pesantren sama dengan Masa Orientasi Sekolah (MOS) yang dilakukan agar para santri saling mengenal satu sama lain. Karena jumlah santri dan mahasiswa yang menimba ilmu di pesantren tersebut ada 2273 orang. “Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal,” lanjutnya mengutip Alquran Surah Al Hujurat ayat 13. Alumnus Pesantren Darussalam Gontor yang juga mantan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Pageruyung itu kemudian menceritakan awal mula berdirinya pesantren. Disampaikannya, Darul Amanah artinya tempat yang dipercaya karena pesantren merupakan wadah penerus dakwah Rasulullah SAW. Sehingga diharapkan para santri juga dapat meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW. Pesantren yang genap berusia 32 tahun ini berkembang cukup pesat dan kini telah memiliki lembaga pendidikan Tarbiyatul Mu’alimin Al-Islamiyah (TMI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Perguruan Tinggi (PT). Di akhir khutbahnya, Kiai Mas’ud berpesan agar para santri belajar dengan tekun, disiplin dan tak berhenti di tengah jalan. "Santri itu artinya sisan olehe ngerti, jadi belajarlah hingga selesai jangan berhenti. Dulu saya ketika di pesantren Gontor, 9 tahun di sana hanya dijenguk sekali oleh orang tua. Namun tekad saya sudah bulat untuk belajar, maka saya selesaikan," pungkasnya. (Firdaus/muf)

Informasi Berita Lainnya

Pelantikan MWC NU Kangkung 2026-2031, KH Mukh...

Kangkung, pcnukendal.com - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kangkung masa khidmah 2026–2031 resmi dilantik di Gedung MWC...

Silaturahmi Idulfitri LAZISNU Cepiring, Rois...

Cepiring, pcnukendal.com - Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Cepiring menggelar silaturahmi...

Pelantikan Kepala Sekolah Baru SMP NU 06...

Kaliwungu Selatan, pcnukendal.com - SMP NU 06 Kedungsuren, Kaliwungu Selatan, menggelar halalbihalal sekaligus pelantikan kepala sekolah baru masa...

Pembekalan Aswaja SMA NU 05 Brangsong, Kuatkan...

Brangsong, pcnukendal.com - Menjelang kelulusan, SMA NU 05 Brangsong menggelar Pembekalan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) bagi siswa kelas XII di...

Advertisement

Press ESC to close