#PUISI : TAK LAGI TAJAM

Saat takbir harus bersenyawa dengan bisa Saat jihad harus berselempang palu godam Saat amar ma'ruf bercengkerama dengan hujat Saat nahi munkar berpelukan dengan anarkis

Lalu...... Aku harus bagaimana ? Jika takbir harus bersengketa dengan kelembutan Jika jihad harus berhadapan dengan keluguan Jika amar ma'ruf harus bergulat dengan ketulusan Jika nahi munkar harus bergumul dengan kesahajaan Lalu....... Aku harus bagaimana ? Mungkinkah..... Hatiku telah mengerak dan membatu ? Atau... Gema takbirmu Seruan jihadmu Amar ma'rufmu Nahi munkarmu Sudah tak lagi tajam Sehingga tak mampu menembus dinding batinku Entahlah ... Limbangan. 12 november 2016 Wong gunung

Advertisement

Press ESC to close