DINDING TUA RUMAHKU Dinding tua rumahku yang tak pernah mencium bau cat Lembab dipeluk embun dan hujan Menitipkan harapan di tahun depan Jamur-jamur dinding nampak berjajar artistik sebagai selimut lembabannya Di sana ada lubang jendela menganga mengundang angin Nyamukpun berebut Retakan-retakan lantai Berbaris indah bak karya seni yang aduhai... Penuh dijejali sampah puntung rokok semut lalat segala rupa Manakala ingatan memudar Aku pun sadar Betapa jiwaku Tersungkur ucapkan syukur Limbangan. 19 september 2016 Wong gunung.
Postingan Populer
TRADISI TAHLILAN : SEBUAH REFLEKSI SEJARAH
- 2016-07-14 14:26:57
Soal Tudingan Miring ke PCNU Kendal,...
- 2025-06-30 09:42:56
Imam Nawawi dan Imam Rofi'i, Dua Pendekar...
- 2019-09-25 00:02:48
Hakikat Syahadat
- 2021-01-17 06:00:39
Kategori Postingan
- Berita Umum(2132)
- Ansor(484)
- Fatayat(448)
- Berita(410)
- Keislaman(329)
- IPNU-IPPNU(312)