Kaum Milenial Pembaharu Dunia Maya

...

Oleh: Abdul Azis

Zaman sekarang generasi muda sudah tak asing lagi dengan teknologi. Kecanggihan teknologi yang terus berkembang dengan dukungan daya internet menjadikan dunia maya semakin digemari oleh kalangan milenial. Perkembangan teknologi merupakan suatu hal yang tidak bisa dicegah dan akan terus berkembang sesuai perkembangan zaman. Perkembangan teknologi yang semakin maju tersebut sejalan dengan dampak positif maupun negatif yang ditimbulkannya. Tidak sedikit dari kalangan milenial yang menyalah gunakan teknologi untuk kejahatan, tindakan amoral dan perilaku negatif lainnya.

Kaum muda zaman ini yang disebut kaum milenial merupakan generasi penerus bangsa yang akan menentukan arah kemajuan bangsa. Dipundak kaum muda lah masa depan bangsa akan ditentukan. Dimana pada usia tersebut terdapat banyak pemikiran-pemikiran yang segar yang mudah muncul. Pada usia ini para pemuda cenderung memiliki pemikiran yang kreatif dan inovatif. Maka perlu adanya sebuah karakter yang kuat bagi kaum muda agar tidak larut dan tergerus dengan perkembangan zaman, agar pemikiran mereka terus terjaga dan memberikan ide-ide yang cemerlang yang berguna bagi kemajuan bangsa.

Untuk memaksimalkan peran para milenial, perlu adanya pengarahan dan bimbingan agar para milenial cerdas dan bijak dalam berselancar di dunia maya. Pelatihan-pelatihan dan peningkatan skill yang berkaitan dengan teknologi harus digalakkan seperti pelatihan jurnalistik, pembuatan konten kreatif yang positif, desain grafis dan lain-lain. Namun pelatihan-pelatihan tersebut juga harus dibarengi dengan media sebagai follow up dari pelatihan tersebut.

Para milenial yang memiliki skill dan kemampuan harus difasilitasi dengan media online seperti youtube, facebook, instagram dan tiktok sebagai tempat berkreasi. Hal ini diperlukan agar para milenial mampu mengisi dunia maya dengan konten-konten positif dan bermanfaat selain juga membuka peluang mencari penghasilan. Karena seiring dengan perkembangan teknologi, mayoritas kegiatan dilakukan secara digital, baik itu pekerjaan ringan seperti pesan makanan, menyimpan file dan lain lain sampai pada pekerjaan berat seperti pekerjaan kantor.

Di sisi lain banyak pula konten-konten negatif dan kurang mendidik bertebaran di media sosial seperti pornografi, prank, penipuan dan sebagainya hanya demi keuntungan semata tanpa memperhatikan dampak negatif yang ditimbulkan. Ada juga konten provokatif yang menyimpang dari paham ahlussunah wal jama%u2019ah. Di sini lah peran milenial dibutuhkan di dunia maya untuk menanggulangi dan meng-counter konten-konten tersebut.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof. KH. Said Aqil Siradj juga sudah menyampaikan bahwa hari ini medan jihad yang sebenarnya adalah dunia maya. Para milenial harus aktif membuat konten-konten yang positif dan berani bersaing di dunia maya. Sudah saatnya para milenial terutama pelajar berperan dalam perkembangan teknologi, bukan sebagai penonton namun berperan aktif dalam pembuatan konten-konten bermanfaat.

Para milenial harus mampu menguasai teknologi dan meramaikan dunia maya dengan konten-konten positif yang mampu memberikan manfaat dan mengurangi dampak-dampak negatif yang ditimbulkan. Para milenial harus mampu merubah dunia maya yang awalnya hanya digunakan untuk bermain-main dan bersenang-senang menjadi dunia yang mampu menambah pengetahuan, kemampuan dan skill yang bermanfaat untuk kehidupan. Itulah jihad milenial.

Penulis adalah Ketua PKPT IPNU Institut Pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC), Mojokerto Periode 2019/2020

Advertisement

Press ESC to close