Ziarah Auliya’, Ansor Kecamatan Kendal Sowan Gus Mus

0
116

Kendal, pcnukendal.com – Puluhan anggota Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kendal melakukan ziarah ke makam-makam Auliya’, Minggu (28/07).

Ziarah itu merupakan kegiatan tahunan GP Ansor Kecamatan Kendal, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa para auliya’ yang menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa. Selain itu, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk menjalin silaturrahim, keakraban dan kedekatan antar pengurus.

Turut dalam rombongan ziarah tersebut, Ketua MWC NU, Pengurus Lazisnu dan 50 Anggota Ansor dan Banser. Berangkat pada pukul 07.00 Wib, ziarah diawali dengan menziarahi makam Syech Jumadil Kubro Semarang, kemudian makam Mbah Sambu Lasem dan makam KH Bisri Mustofa Rembang. Selain ziarah, rombongan juga melakukan sowan ke kediaman KH Mustofa Bisri (Gus Mus).

Saat sowan, Gus Mus menyampaikan beberapa pesan kepada rombongan, diantaranya dalam berkhidmat di NU, khususnya Ansor harus ikhlas, tidak sebagai pegawai yang dibayar. Namun semata-mata hanya ingin diakui sebagai santri KH Hasyim Asy’ari.

Menurut Gus Mus, NU merupakan organisasi paling besar di dunia. Berbeda dengan organisasi Muhammadiyah yang merupakan organisasi Modern, NU adalah organisasi tradisional nusantara.

Gus Mus juga menceritakan ketika ia diajak Gus Dur dan Mbah Sahal mengunjungi ulama Wahabi. Saat itu Gus Dur masih menjabat sebagai presiden. Ia ditanya berapa jumlah warga Nahdliyin di Indonesia sehingga bisa organisasi itu bisa kuat. Jawab Gus Dur, kata Gus Mus, ada 50 juta orang Nahdliyin bahkan lebih. Ulama Wahabi itupun terkagum dengan Indonesia yang memiliki organisasi Nahdlatul Ulama. Sowan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Gus Mus.

Sementara itu, H Ansori selaku Ketua MWC NU berharap kegiatan ziarah tersebut dapat ditingkatkan sehingga para  pemuda Ansor khususnya PAC GP Ansor Kendal tidak melupakan dan tetap menjaga dan melestarikan amaliyah-amaliyah NU yang sudah diwariskan para ulama Nahdlatul Ulama, ulama Nusantara.

Selain itu, menurutnya dengan ziarah juga dapat memperoleh karomahdari waliyullah, para pendiri dan pejuang Nahdlatul Ulama. (Nia/Mufty)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here