TRC Lazisnu Kendal Gelar Apel dan Pelatihan Relawan

0
24

Kendal, pcnukendal.com -Tim Reaksi Cepat (TRC) Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Kendal menggelar Apel Siaga, Ahad (28/03) di Alun-Alun Kendal.

Wakil Bupati Kendal, H. Windu Suko Basuki didapuk menjadi Pembina Apel. Dalam amanatnya Wabup menyampaikan bahwa merawat warga Nahdlatul Ulama bukan hanya membina amaliyah keagamaan saja, namun lebih dari itu yaitu memberikan perhatian di bidang sosial dan ekonomi.

“Peran ini tentunya lebih ditekankan kepada Lazisnu Kendal sebagai lembaga amil zakat infaq dan sedekah NU agar dapat begerak nyata dalam membantu warga yang membutuhkan. Sehingga upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran warga NU dapat tercapai,” tutur Wabup.

Wabup berharap gelaran itu dijadikan momentum untuk bangkit dan lebih giat dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjaga transparansi dalam pengelolaannya.

Apel kemudian dilanjutkan dengan konvoi 20 mobil siaga Lazisnu menuju area Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RS NU) Kendal.

Selain Apel Siaga, pada kesempatan itu juga dilaksanakan Pendidikan Pelatihan Lanjutan II sebagai upaya meningkatkan kemampuan, keahlian, dan kompetensi personil TRC.

Menurut Ketua Pelaksana Kegiatan, Ujang Yufriyanto seiringnya bertambahnya jumlah relawan dan jumlah mobil siaga/ambulans Lazisnu maka dirasa perlu dilaksanakan pelatihan.

“Pelatihan ini sebagai kelanjutan dari pelatihan pertama yang digelar pada tahun 2019 lalu. Saat itu jumlah mobil siaga masih 9 unit, kini sudah bertambah hingga 20 unit,” kata Ujang.

Pelatihan dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber dari Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kendal dan para ahli di bidangnya. Adapun materi yang diberikan diantaranya adalah penanganan lalu lintas di jalan raya, stabilitas pasien dan ambulans, pertolongan pertama kepada pasien, dan lain-lain.

“Diharapkan peserta dapat mengetahui penanganan pasien cedera agar tidak memperparah kondisi pasien, mengetahui bermacam-macam bunyi sirine dan penggunaannya, dan sebagainya,” lanjut Ujang.

Sementara, Ketua Lazisnu Kabupaten Kendal, Khusnul Huda mengungkapkan kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian Lazisnu kepada masyarakat. Pada pelayanan tersebut juga diperlukan keahlian dan skill para relawan.

“Seperti diketahui para relawan ini berasal dari berbagai macam profesi. Jadi seorang relawan tidak sekedar menjadi sopir, namun juga harus terampil dan professional. TRC harus bisa menguasai teknik penanganan pasien dan berkendara yang baik di jalan raya,” terang Huda.

Selama ini, lanjut Huda, TRC sudah memberikan pelayanan ambulans, ikut telibat dalam beberapa rescue di jalan, serta ikut andil dalam giat penanganan bencana bersama SAR. (Firdaus/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here