Tingkatkan Kompetensi Guru, MKKMINU Kabupaten Kendal Adakan Bimtek ‎Penyusunan Bahan Ajar

0
28

Kendal, pcnukendal.com – Musyawarah Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MKKMINU) Kabupaten Kendal  mengadakan Bimbingan Teknis Penyusunan Bahan Ajar Mapel Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab berdasarkan KMA 183 Tahun 2019, Sabtu (27/03) di Aula KPRI Hikmah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal.

Ketua Panitia yang sekaligus Ketua MKKMINU Kabupaten Kendal, Sutarman melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 56 guru utusan dari MI NU se-Kabupaten Kendal. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru sekaligus untuk menghasilkan bahan ajar yang berkualitas.

“Diharapkan melalui Bimtek ini guru dapat memiliki strategi dan mengembangkan materi ajar sesuai kurikulum yang digunakan. Selain itu, kegiatan ini dapat dijadikan acuan dalam menyusun bahan ajar sesuai dengan standar isi yang dibuat oleh pemerintah,” tutur Sutarman.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal H. Mahrus. Pada kesempatan ini, ia memberikan arahan agar guru-guru madrasah mampu menyajikan bahan ajar yang berkualitas dan sesuai dengan kearifan lokal.

“Tidak boleh ada konten radikalisme yang masuk ke dalam buku ajar maupun bahan ajar. Karena hal itu akan menghancurkan keutuhan NKRI,” tegasnya.

Ka Kankemenag memandang guru-guru madrasah yang relatif masih muda merupakan modal besar yang harus terus diasah dan ditingkatkan kualitasnya. Karena tantangan yang harus dihadapi dalam mendidik anak di era digital saat ini sangat banyak dan tidak mudah.

Bimtek menghadirkan narasumber yang memiliki reputasi tingkat nasional, diantaranya Ketua PC LP Maarif NU Kabupaten Kendal H. Ibnu Darmawan, Pengajar Fakultas Ilmu Budaya UNDIP Semarang KH. Moh. Muzakka Mussaif, dan Pengawas Madrasah Kemenag Kabupaten Kendal Casmito. Adapun materi yang disampaikan yaitu Pengembangan Media dan Sumber Belajar, Teknik Menulis Karya Ilmiah, Karya Ilmiah, dan Model Soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) .

Salah satu narasumber, H. Ibnu Darmawan dalam pemaparannya mengingatkan bahwa kemampuan guru harus selalu diasah agar menghasilkan karya-karya yang berkualitas. Karena menurutnya, bila kualitas guru madrasah semakin baik maka kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di madrasah akan semakin meningkat.

“Oleh karena itu, guru dituntut memiliki kemampuan, mutu, kualitas, dan profesionalitas dalam mengantisipasi berbagai perubahan dan perkembangan, mampu merancang dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang baik sehingga akan memperkokoh kualitas pendidikan di madrasah,” tandasnya.

Tak hanya itu, guru juga harus kreatif dan inovatif dalam pembelajaran, mampu menggali kemampuan atau skill setiap siswa, dan yang paling penting adalah mampu menjadi pembimbing dalam membentuk karakter siswa. (Arif/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here