TIGA DOA TERKABUL, TIDAK MENDAPAT APA-APA

0
126

Pada jaman dahulukala, ada lelaki yang sangat shaleh. Saking shalehnya dia bisa berteman dengan malaikat Jibril dan bisa dekat kepada Alloh SWT. Tetapi sayang, istrinya bukanlah wanita yang shalehah, justru memiliki sifat yang buruk di samping memiliki sifat Hubbud Dunya (cinta dunia).

Suatu saat, Jibril datang ke rumah lelaki shaleh itu dan berkata : “Wahai lelaki shaleh, aku datang menemuimu karena diutus oleh Alloh SWT untuk menyampaikan pesan kepadamu”.
Lelaki Shaleh : “Pesan apa wahai Malak Jibril?”.
Jibril : “Alloh akan memberimu istijabah sebanyak tiga kali kamu berdoa. Minta apapun dalam doamu, Alloh akan mengabulkan !”.
Lelaki Shaleh : “Terimakasih Jibril, Jazakalloh”. Kemudian Jibril pergi meninggalkan rumah lelaki shaleh itu. Ketika Jibril menyampaikan pesan, istri lelaki shaleh itu mendengar dan mengetahui isi pembicaraan, maka istri berkata kepada suaminya : “Salah satu dari tiga doa yang mustajab itu harus digunakan untukku. Aku ini ibunya anak-anakmu”.
Lelaki Shaleh : “Kau minta didoakan apa?”.
Istri : “Aku minta kau berdoa kepada Alloh agar merubah wajah dan bodiku menjadi wanita yang paling cantik sedunia”. Lelaki shaleh yang lugu itu tidak bisa menolak permintaan istrinya yang cerewet, maka di tengah malam dia berdoa kepada Allah sesuai permintaan istrinya. Pagi harinya, istrinya mendadak berubah menjadi wanita tercantik. Justru setelah menjadi wanita tercantik, istrinya tidak pernah pulang ke rumah, jengjeng terus ke mana-nama, kadang pergi arisan, kadang ke pasar, kadang ke tempat hiburan, dan menjadi berani membentak-bentak suaminya. Suaminya pun marah dan ketika kemarahan memuncak, suaminya berdoa : “Ya Alloh, rubahlah wajah istriku menjadi wajah seekor babi, agar dia tidak melonjak kepadaku”. Ketika bangun tidur sang istri sangat kaget ketika melihat dirinya di cermin wajahnya seperti babi. Maka anak-anaknya pun menangis melihat keadaan ibu mereka, lalu mereka merengek kepada ayah mereka agar berdoa kepada Alloh untuk merubah wajah ibu mereka seperti sediakala. Lelaki shaleh itupun berdoa kepada Alloh, dan doa yang ketiga dikabulkan, sehingga istrinya memiliki wajah seperti sediakala.

Dengan demikian, dia telah membaca doa tiga kali dikabulkan, tetapi tidak mendapat apa-apa, gara-gara memiliki istri yang tidak shalehah, yang tidak memback-up kesalehan suami dan keluarganya.

Oleh karena itu, jika berdoa dan meminta kepada Alloh, maka jangan mendahulukan perkara duniawi di dalam doa, tetapi dahulukanlah perkara ukhrawi, baru kemudian perkara duniawi, supaya memperolah manfaat doa yang bersifat langgeng dan terus menerus.

Disadur dari kitab UYUNUL AKHBAR karangan Imam Ibnu Qutaibah, oleh M.D. Royyan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here