Telaah Drama Berbahasa Jawa, Siswa MTs NU 20 Kangkung Tonton Suk-Suk Peng

0
65

Weleri, pcnukendal.com – Kedatangan Keluarga Teater Segitiga (Keset), sebuah grup teater dari Kudus yang menggelar pentas di Aula Koramil Weleri, Sabtu (05/10) sore, tak disia-siakan siswa kelas IX MTs NU 20 Kangkung. Kesempatan itu dimanfaatkan para siswa untuk belajar menelaah drama berbahasa Jawa yang dipentaskan.

Menurut Akhmad Sofyan Hadi, guru Bahasa Jawa di MTs itu, hal itu sesuai dengan kompetensi dasar materi kelas IX, yakni menelaah naskah sandiwara. Selanjutnya, para siswa diharapkan dapat menulis dan menyajikan naskah sandiwara. Pak Yan, panggilan akrabnya, berencana akan mengambil nilai ujian praktik dengan pementasan drama berbahasa Jawa dari para siswa.

Keluarga Teater Segitiga (Keset) sengaja datang untuk mementaskan naskah “Suk-Suk Peng” karya Bambang Widoyo dan disutradarai oleh Sugiarto. Naskah Suk-Suk Peng sendiri baru dipentaskan pada tahun ini oleh kelompok teater asal kota kretek tersebut.

“Naskah ini sudah lama kami baca, tapi tidak pernah sampai ke pementasan. Terhitung udah 3 kali kami gagal mementaskan, yaitu pada tahun 2009, 2013, dan 2015,” kata Zaki ketua Keset.

Zaki melanjutkan, kemudian kami bertemu Pak Sugiarto, seorang pengajar yang sering menggarap teater di sekolahnya. Setelah ditawari naskah tersebut ia pun bersedia naskah itu dipentaskan.

Pementasan dibagi 2 sesi, sesi pertama dimulai pukul 15.30 Wib dan sesi kedua pada pukul 19.30 Wib. Para siswa MTs NU 20 Kangkung memilih menonton pentas pada sesi pertama. Mereka tampak antusias dan terhibur, sesekali kelakar tawa terdengar pada adegan kocak yang ditampilkan. (Mufty)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here