Teknologi sebagai Karomah

1
91
Oleh: Fahroji

Hari ini, Sabtu (27/6) untuk keempat kalinya kembali diadakan pelatihan jurnalistik dalam rangka rekrutmen kontributor website https://pcnukendal.com. Pelatihan berkala ini memang diperlukan untuk menjamin kesinambungan website tersebut. Keberadaan kontributor berita ataupun artikel dari setiap kecamatan itu menjadi penting untuk menjaga eksistensi website yang menjadi “humasnya” PC NU Kendal.

Website PC NU Kendal terbit sebagai amanat konferensi PC NU Kendal di Ponpes Apik Kaliwungu tahun 2012. Dalam perjalanannya tentu mengalami pasang surut. Menurut Khafidin, ketua LPBI NU Kendal, dalam sebuah rapat, sekjen PBNU, M Faisal Zaini pernah memberikan pengakuan bahwa website PC NU Kendal merupakan website teraktif diantara website-website PC NU se-Indonesia. Kira-kira waktu itu bisa update berita 10 setiap hari.

Namun kondisi ini tidak bertahan lama. bahkan upaya penggabungan website yang ada juga pernah dilakukan, diantaranya website PC IPNU-IPPNU, LP Ma’arif, Pergunu, Lazisnu dan pcnukendal.id. Jadi website yang ada saat ini, https://pcnukendal.com sebenarnya website merger atau website “koalisi” dari web-web yang ada di lingkungan PC NU Kendal.

Dengan melakukan “koalisi”, website yang ada diharapkan produktifitasnya kembali naik dan ratingnya kembali tinggi. Namun nampaknya kebijakan ini justru menjadi blunder dan kontra produktif. Terbukti dalam beberapa bulan terakhir target “one day one posting” tidak terpenuhi.

Website di tengah pandemi Covid-19 semestinya lebih eksis untuk menggantikan distrubusi informasi yang dilakukan secara fisik akibat kebijakan pembatasan sosial yang dilakukan pemerintah.

Pemanfaatan teknologi informasi diera milenial saat ini menjadi sebuah kebutuhan. Meminjam istilah almaghfurlah KH. Hasyim Muzadi bahwa “Teknologi sebagai sebuah karomah“, jika warga NU bisa memanfaatkan untuk kegiatan dakwah serta menguatkan teologi dan ideologi. Kita sering mendengar ada cerita seorang wali jum’atannya di Masjidil Haram, bahkan konon para Wali Songo sering rapat khusus di tempat khusus dan kehadirannya dengan cara yang khusus pula (super kilat sudah bisa kumpul). Tentu itu tidak mustahil terjadi atas izin Allah SWT, arena para wali memilki karomah yang bersifat personal yang tidak dimiliki orang awam, sebagaimana peristiwa Isro’ Mi’roj yang dialami Nabi Muhammad SAW.

Untuk orang awam, nampaknya bisa melakukan apa yang dilakukan para wali itu dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Untuk jaman sekarang rapat PC NU, rapat MWC NU, atau mungkin rapat redaksi pcnukendal.com tidak harus ketemu fisik, karena bisa menggunakan fasilitas zoom atau teleconference.

Dengan memanfaatkan teknologi informasi itu kita bisa tahu misalnya kegiatan pengajian NU yang sedang digelar di daerah terpencil seperti Cening Singorojo, atau kegiatan NU di Kenjuran Purwosari Sukorejo yang ada di lereng Gunung Prahu dan seterusnya dalam waktu sangat cepat. Tentu hal ini tidak lepas dari peran jurnalis dan kontributor berita.

Pelatihan jurnalistik hari ini semoga menghasilkan penulis atau jurnalis handal yang akan mengembara di belantara dunia maya mengembangkan dan mendakwahkan paham Aswaja, sehingga mampu memanfaatkan “Teknologi sebagai Karomah” sebagaimana pernyataan almaghfurlah KH. Hasyim Muzadi dalam prolog buku “Teknologi sebagai Sarana Pengembangan Teologi dan Ideologi” terbitan NU Online 2008. Kalimat itu juga yang saya pinjam untuk memberi judul tulusan singkat ini ” Teknologi sebagai Karomah”.

Akhirnya saya ucapkan selamat untuk adik-adik yang mengikuti Pelatihan Jurnalistik hari ini. Semoga Sukses.

Penulis adalah redaktur pcnukendal.com.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here