TAWASSUL

0
57

Oleh : Mawardi Abu Dzar

  • Ketika kita lapar, kemudian kita makan, maka kita jadi kenyang. Pada hakikatnya, yang membuat kita kenyang adalah Alloh, dan makan itu adalah tawassul/wasilah (lantaran).
  • Ketika kita sakit, kemudian kita minum obat, lalu dengan izin Alloh kita sembuh. Pada hakikatnya, yang membuat kita sembuh adalah Alloh, dan minum obat itu adalah tawassul/wasilah.
  • Ketika kita punya hajat tertentu, kemudian kita sholat, memohon syafaat kepada Rosululloh, memohon berkah kepada para orang-orang sholih (baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat), dlsb. lalu dengan izin Alloh hajat kita dikabulkan. Pada hakikatnya, yang mengabulkan hajat kita adalah Alloh, dan memohon syafa’at/berkah itu adalah tawassul/wasilah.

Jadi, bertawassul itu diperbolehkan dalam agama islam. Yang sedikit-sedikit suka mengatakan bid’ah berarti lebih baik dia disuruh ngaji lagi saja.

Bahkan Abuya Sayyid Alwi al-Maliki dalam salah satu kitabnya mengatakan :

إِنَّ كُلَّ مَا أَحَبَّهُ اللّهُ صَحَّ التَّوَسُّلُ بِهِ

(Sesungguhnya setiap sesuatu yang dicintai Alloh, sah/boleh digunakan untuk bertawassul).

والله اعلم

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here