TAUHID WAHABI MASUK DI MADRASAH / SEKOLAH NU

1
47

Dalam buku pelajaran Akidah Akhlak kurikulum Kemenag yang diajarkan di Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah, termasuk di MTs NU dan MANU, ada penjelasan bahwa tauhid itu ada tauhid rububiyah dan ada tauhid uluhiyah. Pembagian tauhid menjadi dua tersebut menurut Sayyid Ahmad Zaini Dahlan (gurunya Syekh Nawawi Banten dan Syekh Kholil Bangkalan) adalah ciptaan Muhammad bin Abdul Wahab (pendiri Wahabi) sebagaimana disebutkannya dalam Ad-Durar As-Saniyyah sbb :

“وأما جعلهم التوحيد نوعين: توحيد الربوبية وتوحيد الألوهية فباطل أيضاً فإن توحيد الربوبية هو توحيد الألوهية، ألا ترى إلى قوله تعالى:  أَلَسْتَ بِرَبِّكُمْ؟ قَالُواْ بَلَى [الأعراف: 172] ولم يقل: ألست بإلهكم!، فاكتفى منهم بتوحيد الربوبية”

Adapun kaum wahabi menjadikan tauhid itu ada dua macam yaitu tauhid rububiyah dan tauhid uluhiyah maka itu salah. Tidakkah kau lihat firman Allah “Bukankah Aku ini Rabbmu? Mereka menjawab Ya” (Al-A’raf 172). Allah tidak berfirman “Bukankan Aku ini Ilahmu?”. Tauhid rububiyah s

Allah menganggap cukup dengan tauhid rububiyah karena sama saja dengan tauhid uluhiyah. Di bagian lain Sayyid Ahmad Zaini Dahlan mengatakan, bahwa pembagian tauhid menjadi dua itu dijadikan alat oleh Muhammad bin Abdul Wahab untuk mengkafirkan orang-orang yang melakukan tawassul. Aneh..ajara wahabi diajarkan di madrasah NU ??. (MD Royyan).

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here