Tanah Waqaf Kena Tol Dapat Diganti

0
112

tanah1

Sukorejo, pcnukendal.id – Tanah wakaf yang kena proyek jalan tol dapat diganti sepanjang tidak mengurangi kemanfaatan tanah yang digantikan, Demikian dikatakan  kepala KUA Sukorejo  Askuri, S.Ag saat  menjadi  nara sumber dengan tema Teknis Pewakafan Tanah” pada Pertemuan Selapan Ahad Kliwon MWC NU Sukorejo di masjid dusun Kalidamar desa Damarjati. Minggu (11/12).

Dicontohkan  Askuri, di wilayah Kendal mulai Kaliwungu sampai Weleri akan dibangun jalan tol, dimungkin di wilayah tersebut terdapat tanah wakaf baik masjid, musholla maupun madrasah yang harus dibongkar. Oleh karenanya pihak investor dapat mengganti tanah wakaf di tempat lain dengan kemanfaatan yang sama.

“Jika yang kena jalan tol tanah wakaf masjid, musholla maupun madrasah dapat digantikan di tempal lain sepanjang tidak mengurangi kemanfaatan tanah wakaf yang digantikan”, jelas Askuri.

Dengan mendasarkan pada UU perwakafan nomor 41 tahun 2004. Askuri berharap  NU mulai menata aset organisasi yang selama ini di NU kurang terurus. Jika tidak terurus aset NU bisa hilang karena dijual atau di waris oleh ahli waris orang yang mewakafkan. Hal ini bisa terjadi karena tanah wakaf itu tidak disertifikasi.
tanah2
NU, tambah Askuri, adalah organisasi yang dapat bertindak sebagai nadzir disamping ada nadzir perseorangan maupun badan hukum. Lebih lanjut Askuri menjelaskan wakaf tidak hanya berupa tanah, tapi dapat berupa uang, barang bergerak mobil dan sebagainya maupun lahan produktif.

Tanah wakaf di Indonesia jika digabung jumlahnya lebih luas dari negara Singapura. NU, menurutnya memiliki banyak tanah wakaf. Oleh karenanya harus segera disertifikasikan.

“Untuk mensertifikasikan tanah wakaf cukup datang ke KUA dengan membawa persyaratan administrasi dan persyaratan yang ditentukan. Sedangkan biaya gratis” pungkas Askuri (Ali Ma’shum)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here