TA’LIMUL MUTA’ALLIM : METODA PENDIDIKAN AKHLAQ BERCORAK SUFI

0
100

Pendidikan akhlak yang ada dalam kitab Ta’limul Muta’allim sebagaimana diformulasikan oleh penggagasnya yaitu Az-Zarnuji memiliki nuansa sufistik pedagogik. Hal ini bisa dilihat pada landasan berfikir yang dibangun dari term-term tasawuf sebagai landasan utama. Konsep ridha, tawadhu, wara’, ikhlas dan sabar merupakan kata kunci dalam proses pembelajaran. Konsep ini diimplementasikan dalam wilayah skala kecil sosial (guru, murid, hubungan antara guru dan murid itu sendiri, serta dalam kurikulum) sebagai laboratorium yang bernama pendidikan.

Kemudian pendidikan akhlak yang digunakan Az-Zarnuji adalah metode nasehat, saling mengingatkan (tazakur), dan metode yang bersifat wajib dalam belajar (niat, wara dalam belajar, istifadah, tawakkal dalam belajar). Konsep ini juga diaplikasikan dalam wilayah skala kecil sosial pula, sebagai laboratorium yang dinamakan pendidikan.

Sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendidikan akhlak yang di gagas oleh Az-Zarnuji tidak hanya berorientasi pada ranah ilmu pengetahuan dan keterampilan, akan tetapi lebih dari pada itu, yaitu menggabungkan antara ilmu pengetahuan (intellectual), ketrampilan (skill) dan nilai (value), dengan adanya sistem value ini kita tidak menjadikan guru hanya sebagai “pentransfer ilmu” layaknya robot, dan siswa sebagai “penerima” layaknya robot pula, dan akhirnya menjadi suatu tatanan “mekanis” bagai mesin. Akan tetapi lebih menjadikan mereka sebagai manusia utuh, dan akan melahirkan aktor-aktor intelektual yang berwawasan, serta mampu menghiasi kehidupan dengan keharmonisan dan ketentraman yang berlandaskan pada akhlak mulia. (MD Royyan).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here