Tak Lupa Sejarah, NUbackpacker Napak Tilas Aulia’ Kendal

0
276

Kendal, pcnukendal.com – Memperingati ulang tahunnya yang pertama, NUbackpacker Kendal mengadakan ziarah dan napak tilas 19 makam aulia’ Kabupaten kendal, Minggu (20/9).

Menurut Koordinator NUbackpacker Kendal,  M. Syafi’ul Anam kegiatan itu dimaksudkan untuk mengenang jasa para aulia’ dalam menyebarkan Islam di Kendal dengan mengulas kembali sejarah dan asal muasal kabupaten Kendal.

“Dengan mengusung jargon NUbackpacker melawan lupa sejarah. Kita sebagai warga Kendal sendiri juga harus melestarikan dan mengerti tentang sejarah berdirinya kota kita,” katanya.

Dijelaskannya, NUbackpacker merupakan fanbase para petualang yang bernafaskan Aswaja dan Pancasila sebagai sarana bertukar cerita dan pengalaman, berbagi ilmu dan nilai-nilai perjalanan. NUbackpacker mengkampanyekan 3 gagasan, yakni dolan, sowan dan ziarah.

“Maksud ketiganya hablumminallah yang membawa nama NU-nya, hablumminannas yang membawa nama komunitasnya, dan hablumminal alam yang membawa nama bacpacker-nya,” terang Syafi’ul.

NUbackpacker Kendal di Makam Wali Musyafak

Aktifis NUbackpacker, Akhibaul Muslimin mengungkapkan perlunya sebuah wadah bagi generasi muda nahdliyin yang memiliki hobi seperti traveling, jelajah alam, mendaki gunung dan semacamnya, karena NU sendiri belum memiliki wadah tersebut. Dikhawatirkan para nahdliyin muda justru bergabung pada wadah di luar NU yang beraqidah menyimpang dan akhirnya mengikuti mereka.

“Disinilah NUbackpacker berperan untuk mewadahi dan menarik mereka bergabung. NUbackpacker Kendal hadir untuk mereka yang mungkin malu mengikuti organisasi Banom NU karena keadaan mereka. Di luar sana banyak teman-teman yang sangat mencintai NU namun mereka malu untuk mengikuti kegiatan NU,” ungkap Akhibaul Muslimin.

Adapun beberapa makam aulia’ Kabupaten Kendal yang diziarahi pada kegiatan tersebut adalah Makam Wali Biru, Habib Tholib, Habib Hasan Al Athos, Wali Joko, Wali Abu Suja’, Wali Gembyang, Wali Hadi, Sunan Abinawa, KH. Syafi’i, KH. Ahmad Sholeh, KH. Mas’ud, KH. Rama’ Hasbullah, Mbah KH. Kalung (Ragil Anom), KH. Asy’ari Jabbal Nur, KH. Wali Musyafak, KH. Mustofa, KH. Ahmad Rukyat, KH. Abu Chaer, dan Makam Sunan Katong. (M. Radinalkhaq/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here