Tadzkiroh

0
69

Oleh: Moh. Muzakka Mussaif

Tadzkiroh bisa dimaknai dengan pengingat, peringatan, bisa juga dengan pelajaran. Salah satu contoh tadzkiroh adalah kematian. Semua yang bernyawa pasti akan mati. Begitu pun manusia. Kematian adalah misteri yang tidak bisa diketahui dan diprediksi kapan datangnya. Ajal atau batas kehidupan itu kuasa Tuhan bukan kuasa manusia. Semua manusia tidak mengetahuinya. Paling banter bisa menangkap fenomenanya. Semua manusia yakin dan menyadarinya tak peduli mereka itu pakar atau awam, pejabat atau penjahat, yang beriman atau ingkar bahwa ajal hidup manusia sangat singkat.

Ajal tidak terkait langsung dengan jumlah umur manusia, buktinya banyak anak-anak balita, remaja, dan dewasa mula meninggal dunia sedangkan yang tua yang umurnya 60-70an masih banyak juga yang masih hidup. Ajal juga tidak terkait dengan sakit. Sebab, banyak orang yang sakit menahun bahkan pasien cuci darah lebih 15 tahun ada yang masih bisa beraktivitas dan bekerja.

Kemarin saya ketemu seorang dokter saat takziyah seorang saudara sepupu di kampungku. Dokter itu mengatakan bahwa sekarang ini banyak orang berpulang dengan tiba-tiba tanpa didahului sakit yang butuh perawatan. Kebetulan saudaraku yang berpulang itu juga tidak didahului dengan sakit.

Sebagai ilustrasi banyak kita saksikan fenomena kematian mendadak dalam medsos. Atlet dan olah ragawan muda berpulang saat berolah raga; Penyanyi berpulang saat nyanyi di panggung; Akademisi berpulang saat presentasi; Kiai berpulang saat mulang ngaji; Bahkan ada seorang yang baru sholat berpulang saat bersujud. Semua itu adalah bukti bahwa manusia itu makhluk yang lemah dan tak berdaya tanpa kuasa Yang Mahakuasa.

Atas kuasa Sang Pencipta, nyawa kita hingga kini masih melekat di raga. Oleh karena itu, gunakan waktu sebaik-baiknya untuk mengabdi pada-Nya (ibadah) dan berbuat baik pada-Nya dan sesama (amal saleh). Jadikan kematian menjadi pelajaran nyata. Sebab, hakikatnya kita ini tidak punya kekuatan sama sekali kecuali atas kekuatan dan ridho-Nya.

Penulis adalah Pengasuh Majlis Taklim Almushlihun Kendal

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here