SMK NU Se-kabupaten Kendal Optimalkan Program Revitalisasi

0
281

Kendal, pcnukendal.com – Dalam rangka menghasilkan lulusan yang kompeten, kompetitif dan berkarakter, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK NU Kabupaten Kendal menyelenggarakan In House Training (IHT) Revitalisasi SMK, Sabtu (1/2) di Gedung DPRD Kendal.

Ahmad Supari, Ketua MKKS SMK NU kabupaten Kendal mengungkapkan, saat ini 8 SMK NU di kabupaten Kendal terus berupaya melakukan revitalisasi, diantaranya melalui peningkatan kompetensi guru, mengirim guru mengikuti Diklat Asesor, dan menggandeng berbagai Dudi Nasional dan multinasional sebagai mitra SMK.

“Kami sedang persiapan membentuk LSP P2 sebagai lembaga yang akan mensertifikasi lulusan kami, juga mengintensifkan peran BKK Ma’arif untuk membantu lulusan kami memperoleh pekerjaan,” terangnya.

Kegiatan diikuti 267 guru dan pegawai SMK NU se-kabupaten Kendal. Turut hadir dalam kegiatan itu Mujib Rohmat (anggota komisi X DPR RI), Ahmad Nadhif (Kepala SMK Percontohan NU Ma’arif Kudus), dan Ibnu Darmawan (Ketua PC LP Ma’arif NU Kendal).

Ahmad Nadhif yang tambil sebagai pembicara menyampaikan bahwa yang terpenting dalam program revitalisasi adalah revitalisasi SDM. “Komitmen Kepala Sekolah, kompetensi Guru dan instruktur serta support tenaga kependidikan adalah kunci keberhasilan revitalisasi SMK,” tuturnya.

Ia menambahkan, langkah berikutnya yaitu penguatan kemitraan dengan Dudi mulai dari singkronisasi kurikulum, magang guru, magang siswa, transfer teknologi dan puncaknya rekruitmen lulusan.

Sementara Ibnu Darmawan dalam sambutannya menekankan pentingnya karakter bagi lulusan SMK NU. Ia menjelaskan bahwa Dudi saat ini mementingkan karakter atau attitude di atas knowledge dan skill.

“Karena karakter butuh waktu lama untuk membentuknya, melalui pembiasaan sehari-hari di sekolah diharapkan karakter tersebut terbentuk,” jelasnya.

Pembicara yang lain, Mujib Rohmat mengungkapkan saat ini masih banyak lulusan SMK yang mis match dengan dunia kerja. Pihaknya akan mendorong kementerian pendidikan untuk membantu modernisasi alat praktek siswa agar relevan dengan perkembangan Dudi. (Ahmad Supari/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here