SMA NU 05 Brangsong Laksanakan Tes Semester Berbasis Android

0
56

Brangsong, pcnukendal.com – Pada umumnya, pelaksanaan tes semester atau penilaian semester di setiap sekolah dilakukan secara manual. Namun, di SMA NU 05 Brangsong  pelaksanaan tes semester atau penilaian semester dilakukan secara online berbasis komputer dan android. Tes ini dilakukan pada tes akhir semester gasal, Senin (25/11) samapai Sabtu (4/12).

Menurut Kepala SMA NU 05 Brangsong, H. Mawardi, sistem ulangan semacam ini baru pertama kali dilakukan di SMA NU 05 Brangsong. Hal ini dilakukan agar siswa memahami pemanfaatan teknologi, karena kecanggihan teknologi sering disalahgunakan untuk hal yang negatif oleh para pelajar.

“Kadang taunya mereka, android ini hanya untuk main game dan hal yang aneh-aneh (negatif). Nah, dengan tes menggunakan komputer dan HP (android), kita mengajarkan penggunaan teknologi untuk hal yang bermanfaat dan positif,” ucapnya.

Masih menurut H. Mawardi, pelaksanaan ulangan dengan sistem online dianggap lebih praktis serta menghemat anggaran. Selain itu, juga lebih mempermudah kerja guru karena tidak perlu melakukan koreksi. Para siswa dapat langsung mengetahui nilai dari tes yang mereka kerjakan.

Pihak sekolah telah menyiapkan komputer/laptop, fasilitas wifi dan server soal. Genset juga disediakan untuk mengantisipasi bila listrik padam. Selain menggunakan komputer/laptop, siswa juga dapat menggunakan HP android masing-masing.

H. Mawardi menambahkan, tes dengan sistem online berbasis android ini menjadikan siswa lebih rileks. Tahun depan, katanya, kemungkinan siswa tidak lagi melaksanakan tes semester di dalam ruangan, namun akan dilaksanakan di luar ruangan.

“Tujuan utama lebih pada kenyamanan siswa agar mereka senang dalam belajar. Jadi, pelajaran bisa masuk dan melekat di dalam otak. Selain itu, ulangan sistem online ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan mental para siswa dalam mengikuti UNBK, agar mereka menjadi terbiasa,” tandasnya.

Saat ditanya, apakah sistem tersebut aman dan siswa tidak dapat mencontek dengan mencari di google?, H. Mawardi mengatakan bahwa hal itu telah diantisipasi. Katanya, jika siswa sudah login ke soal, maka otomatis aplikasi lain seperti google/chrome akan terkunci.

“Kalau aplikasi login di-close oleh siswa, maka otomatis soal akan keluar dan siswa dianggap selesai. Jadi, kemungkinan siswa mencontek sangat kecil, lagi pula soalnya mempunyai waktu dan sistem acak,” jelasnya.

H. Mawardi menyebutkan bahwa nilai standar setiap mata pelajaran adalah 7,50. Jika nilai yang diperoleh memenuhi standar tersebut, maka dinyatakan berhasil. Dan jika nilai yang diperoleh kurang dari standar, maka siswa harus remidial. (Umam/Mufty)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here