Selapanan MWC NU Ringinarum Diisi Sosialisasi Kartanu

0
63

Ringinarum.pcnukendal.id. Ahad (25/09/2016) Pengurus MWC NU Ringinarum menggelar acara selapanan rutin yang dibarengi dengan sosialisasi Kartanu, di musholla Al Hidayah desa Kedungasri Ringinarum, Ahad(25/9).

Ketua MWC NU Ringinarum Abdul  Syakur menjelaskan bahwa MWC NU Ringinarum menyediakan 700 formulir APR Bank Mandiri. Pendaftaran sekaligus pemotretan akan digelar pada Jum’at (30/09/2016) mendatang dan dipusatkan di Gedung MWC NU Ringinarum.

Drs. Zamahsari Zain, selaku sekretaris PCNU yang mewakili Ketua PCNU mengajak semua pengurus NU agar meningkatkan komitmennya terhadap NU dan salah satu bukti komitmenya dibuktikan dengan mendukung program-program yang sudah dicanangkan oleh PCNU maupun PBNU termasuk didalamnya adalah E-Kartanu.

Dijelaskan  Zamahsari  bahwa PCNU Kendal  hari ini masih mempunyai dua PR besar yaitu Kartanu dan RSNU. Kalau dua program tersebut tidak  diangkat bareng-bareng akan kesulitan. Terkait RSNU zamahsari mengatakan PC NU membuat kebijakan setiap MWC NU harus menyiapkan nama untuk didaftar sebagai donatur tetap bulanan.

Ditambahkan, PCNU sudah menyelesaikan tahap pembayaran tanah sebesar 4 Milyar dana tersebut didapat karena kegigihan PCNU dan Panitia dalam mencari donasi, Ia juga mengingatkan ada dua tokoh NU yang tinggal diluar Kendal yang sudah menyumbang 25 juta.

“Terus yang di dukung saudara justru malah belum sama sekali, semoga di lain waktu juga berpartisipasi”. Celetuk mantan aktifis IPNU itu yang disambut  derai  tawa para hadirin.

Selanjutnya sosialisasi Kartanu di isi oleh dua Tim Kartanu  dari Cabang yaitu, Agus Maftuchin dan Khafidzin .  Agus menjelaskan bahwa Kartanu harus dimiliki oleh semua Pengurua yang mendapat SK. Sedangkan kartanu tersebut ada tiga jenis yaitu Silver, Gold, dan Platinum. Keuntungan memakai yang silver cukup murah hanya 20.000 dan tidak ada potongan bulanan dari pihak bank.

Sementara ditempat terpisah, Khafidzin melakukan bimbingan pengisian APR Bank Mandiri kepada Pengurus Harian MWC dan Banom.

Khafidhin menjelaskan Program E-Kartanu khususnya di Jawa Tengah hanya 11 Kab/Kota dari 35 Kab/Kota yang ditunjuk sebagai “pilot project” dari PBNU.

“Kendal termasuk dari 11 Kab/Kota tersebut, jadi ini kesempatan yang sangat berharga karena ditunjuk sebagai percontohan oleh PBNU oleh karena itu harus disukseskan bersama-sama, “pungkasnya. (Fathur/Fahroji).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here