Rijalul Ansor Gemuh Gelar Pertemuan Rutin

0
30

Gemuh, pcnukendal.com – Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS) PAC GP Ansor Gemuh kembali menggelar pertemuan rutin, Jum’at (26/2) malam. Pertemuan digelar di Masjid Baitus Shodiqin Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh.

Tampak hadir Kepala Desa Pucangrejo Agus Riyanto, Ketua PAC GP Ansor Gemuh Syaiful Ulum, Kasatkoryon Banser, dan Ketua Ranting Ansor se-Kecamatan Gemuh.

Acara dibuka dengan tahlil dan pembacaan maulid simthudduror. Acara juga diisi istighotsah dan mauidhoh hasanah.

Ketua PAC GP Ansor Gemuh, Syaiful Ulum dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergitas yang harus terbentuk pada seluruh elemen Ansor agar mampu menjawab tantangan zaman.

“Semua harus dihadapi dengan semangat kebersamaan antara satu dengan yang lain. Sinergitas Ansor harus terus dikuatkan dalam pengabdiannya kepada masyarakat sehingga terbentuk kekuatan dan peran nyata dalam dakwah mengembangkan ideologi ahlussunnah wal jamaah dan Pancasila sebagai wujud rasa cinta tanah air dan bangsa,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan perkembangan proses pendirian Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Garda Nusa Gemuh yang digagas PAC Ansor Gemuh. LKP yang rencananya bertempat di Gedung MWC NU Gemuh itu saat ini masih dalam tahap proses perizinan.

“Mohon doa restu dari sahabat-sahabat semua semoga pendirian LKP ini bisa berjalan dengan lancar dan ke depannya bisa bermanfaat untuk masyarakat,” pintanya.

Sambutan lain disampaikan Kades Pucangrejo, Agus Riyanto. Kades yang juga kader Ansor ini menyampaikan terima kasih kepada Ansor yang telah memberikan support dan membantu pemerintah desa dalam setiap kegiatan di masyarakat.

“Semoga Ansor senantiasa istiqomah dalam berdakwah, meneladani perjuangan para kiai dan masyayikh kita, termasuk tokoh-tokoh yang telah ikut mewarnai perjuangan NU di Pucangrejo khususnya dan Kecamatan Gemuh pada umumnya,” tutur Kades Pucangrejo.

Sementara uraian mauidhoh hasanah disampaikan Ketua MDS Rijalul Ansor Gemuh, Ibnu Mundhir.Gus Mundhir menguraikan keistimewaan bulan Rajab dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di dalamnya.

Dikatakannya, Rajab merupakan salah satu dari empat al Asyhur al Hurum yakni bulan-bulan haram atau bulan-bulan yang suci dan mulia.

“Pada bulan Rajab kita dianjurkan untuk memperbanyak amal-amal kebaikan dan ketaatan. Di antara keutamaan bulan Rajab adalah pada malam satu Rajab yaitu salah satu malam yang mustajab bagi doa kita,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya kita juga disunnahkan untuk memperbanyak puasa di bulan Rajab seperti halnya kita juga disunnahkan untuk memperbanyak puasa di tiga bulan haram yang lain, Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Miftakhul Falakh/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here