Reaksi Gus Dur Ketika Tahu Sedang Dibohongi

1
72
Oleh: Shuniyya Ruhama  

Salah satu akhlaqul karimah dan sikap rendah hati (tawadlu‘) yang diteladankan kepada kita semua dari Mbah Wali Gus Dur ialah sikap penghormatan dan jiwa besar sekalipun beliau tahu sedang dibohongi. Hanya untuk menyenangkan dan tidak ingin merendahkan orang yang berbuat jahat kepada beliau di depan orang lain.

Suatu hari, ada seseorang yang bercerita sesuatu kepada Mbah Wali Gus Dur. Cerita panjang lebar yang berlebihan dan tampak sekali kebohongannya. Shuniyya dan sahabat lainnya yang berada di lokasi mendengarnya sangat risih, dan rasanya pingin menegur orang tersebut. Lha kami saja tahu kalau itu bohong apalagi Mbah Wali. Namun, Mbah Wali Gus Dur justru tampak menyimak penuh perhatian, dan seakan-akan percaya dengan orang tersebut.

Setelah orang itu pergi, Shuniyya bertanya, “Gus, bukankah orang tadi berdusta kepada panjenengan?”

“Iya,” jawab beliau singkat.

“Terus kenapa Gus Dur diam saja?”, tanya kami penasaran.

“Saya harus banyak belajar dari dia,” jawab beliau.

“Belajar apa Gus?” tanya Shuniyya dan sahabat lainnya semakin penasaran.

Beliau menjawab kalem, “Wong dia bohongin saya saja bisa ikhlas begitu, masak saya gak bisa ikhlas dibohongin dia”.

Makjleb… ahahahaha… I love u Mbah Wali Gus Dur…

Ala inna awliya Allahi la khowfun ‘alayhim walahum yahzanun.. (Ingatlah… Sesunggungnya bagi Kekasih Gusti Allah tiada kekhawatiran dan tiada pula kesusahan).

Al Fatihah …

Penulis adalah Pengajar PPTQ Al Istiqomah Weleri Kendal, Alumnus Fisipol UGM Yogyakarta

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here