RAMALAN NABI SAW TENTANG AKHIR ZAMAN

0
254

١. قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
(سيأتى زمان على أمتى يكثر فيها التعامل بالربا ومن يحاول اجتنابه فلن يسلم من غباره)

1. Rasululloh SAW bersabda : “Akan datang kepada umatku suatu zaman yang di dalamnya banyak transaksi dengan riba. Barangsiapa berusaha menjauhinya maka tidak akan selamat dari debunya”.

Penjelasan:
Sistem ekonomi kapitalis yang dianut masyarakat dunia saat ini mengharuskan kehidupan manusia tidak bisa lepas dari sistem perbankan yang berbunga riba. Riba adalah hal yang haram yang diperbolehkan dengan alasan mendesak (darurat) karena sistem perbankan terlanjur menjadi urat nadi perekonomian, sehingga tidak bisa tidak manusia harus menggunakannya secara terpaksa. Meski ada syariatisasi bank tetapi tidak bisa melepaskan manusia dari jeratan riba.

٢. قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
(سيأتى زمان على أمتى القابض فيه على دينه كالقابض على جمرة من النار )

2. Rasululloh SAW : “Akan datang suatu zaman terhadap umatku, di mana orang yang memegang agamanya seperti memegang bara dari api”.

Penjelasan :
Terbukti di zaman globalisasi ini, banyak orang yang urusan agamanya terlepas karena dikalahkan oleh kepentingan duniawi. Keadaan itu memaksa manusia sulit mempertahankan agamanya laksana memegang bara api yang panas.

٣. قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
(سيأتى زمان على أمتى ينزل فيه رجال على ابواب المساجد يركبون الركبان الفاخرة ازواجهن متبرجات كاسيات عاريات العنوهن فأنهن ملعونات )

3. Rasululloh SAW bersabda : “Akan datang suatu zaman terhadap umatku, di mana kaum lelaki mendatangi pintu-pintu masjid dengan mengendarai kendaraan-kendaraan mewah, istri-istri mereka memakai pakaian glamour dan setengah telanjang, laknatilah mereka, karena mereka itu wanita-wanita terlaknat”.

Penjelasan :
Sekarang banyak kaum lelaki berbondong-bondong datang ke masjid dengan mobil-mobil mewah, tetapi kekhusukan beribadah telah hilang dari mereka, karena mereka melaksanakan ibadah hanya secara formalis-lahiriah tidak menyentuh substantif-batiniah, sehingga ibadahpun dijadikan ajang adu gengsi. Sementara kaum wanitanya di layar TV, di panggung, di tempat umum, senang memamerkan dan mengeksploitasi aurat mereka dengan pakaian setengah telanjang dengan merasa bangga tanpa merasa malu dan menganggapnya sebagai trend kehidupan.

٤- قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
(ستأتى فتن على امتى كقطع الليل المظلم يصبح الحليم فيها حيران فيصبح فيها الرجل مؤمنا و يمسى كافرا ويصبح الرجل كافرا ويمسى مؤمنا يبيع دينه بعرض من الدنيا)

4. Rasulululloh bersabda : “Akan datang terhadap umatku banyak fitnah seperti gumpalan malam yang gelap, di mana orang penyabar menjadi bingung, seorang lelaki pagi hari masih mukmin sore hari sudah kafir, seorang lelaki pagi hari masih kafir, sore hari sudah mukmin, dia menjual agamanya demi harta benda dari dunia”.

Penjelasan :
Laju arus informasi yang bebas dan liberalis sejalan dengan pertarungan dunia politik yang kehilangan etika, bahkan politik yang bercorak pragmatis membuat manusia menghalalkan segala cara untuk memperoleh target kehidupan, sehingga banyak orang yang mudah berganti ideologi dan berubah haluan dalam waktu yang singkat. Hal itu dalam hadits di atas digambarkan sebagai “pagi mukmin sore kafir” atau “sore mukmin pagi kafir”, kalau dalam bahasa Jawa “isuk kedele sore tempe”.

٥.  قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّة (ِسنن ابن ماجه ٤٠٢٦)

5. Rasulullah SAW bersabda: “Akan datang tahun-tahun penuh dengan kedustaan yang menimpa manusia, pendusta dipercaya, orang yang jujur didustakan, amanat diberikan kepada pengkhianat, orang yang jujur dikhianati, dan Ruwaibidlah turut bicara”. Lalu beliau ditanya, “Apakah Ruwaibidlah itu?”, beliau menjawab : “Orang bodoh yang mengurusi kepentingan umum.” (Sunan Ibnu Majah).

Penjelasan :
Hadits ini menggambarkan adanya “Zaman Edan”. Zamane zaman edan, nek ora ngedan ora keduman. Orang jujur malah hancur. Orang berbohong malah terhormat. Mencari orang jujur seperti mencari burung gagak berwarna putih. Kondisi di mana orang tidak berilmu menjadi ustadz atau ustadzah yang menasihati banyak orang, baik di layar TV atau di tempat umum. Orang tidak berilmu dan tidak beragama menjadi pemimpin umat. (MD Royyan).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here