PERGUNU Harus Jadi Agen Aswaja Annahdliyah

0
188

Kendal pcnukendal.id,  Sebagai badan otonom (Banom) yang beranggotakan para guru NU, PERGUNU diminta bisa menjadi agen penyebarluasan aqidah Islam ahlussunah wal jama’ah (Aswaja) annahdliyah.

Demikian dikatakan ketua PCNU Kendal KH. Muhammad Danial Royyan saat memberi pengarahan pada acara pelantikan PAC PERGUNU se Kabupaten Kendal dan Seminar yang digelar di Pendopo Kabupaten Kendal, Selasa (28/3).

“PERGUNU harus menjadi agen aswaja annahdliyah, bukan aswaja rasa wahabi atau aswaja rasa FPI”, tegas kyai Danial yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Lebih lanjut kyai Danial mengaku memonitor group wa “PERGUNU KENDAL”. Dalam pengamatannya ia menilai masih banyak anggota PERGUNU yang suka memosting dan share serta copy paste  tulisan maupun artikel yang berbau wahabi.  

Oleh karenanya ia meminta anggota PERGUNU tidak mudah menelan mentah-mentah informasi yang ada di media sosial. Ia mencontohkan kasus DPD PDIP Bali yang menyatakan daging babi aman di konsumsi. Aman dikonsumsi menurutnya bukan berarti halal dikonsumsi.  Sebab keharaman daging babi sudah jelas nash Al Quran maupun hadisnya.

Keharaman daging babi,  tambah kyai Danial,  disebabkan jika manusia sering makan daging babi maka akan kehilangan rasa malu.  padahal malu adalah sebagian dari iman.

“Jika orang sudah kehilangan rasa malu,  maka berpakai bikini di tempat umumpun dianggap tidak masalah,” celetuknya yang disambut gelak tawa hadirin.

Sebagai agen aswaja PERGUNU juga harus memiliki rasa cinta tanah air yang sering disebut sebagai ibu pertiwi. Sedangkan bapaknya bangsa adalah Islam ahlussunah wal jama’ah.

Pada bagian lain kyai Danial juga mengapresiasi kegiatan pelantikan PERGUNU yang tepat waktu. Ia juga berharap budaya tepat waktu  akan menular di NU.  Dalam kesempatan itu pula ia memberikan penghargaan kepada KH.  Muhtarom yang merupakan pendiri PERGUNU Kendal pada tahun 1966. (Fahroji)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here