Pengajian Ahad Pon

0
92

Gemuh, 30 Maret 2014   – Hubungan agama dengan politik bagaikan anak kembar siam, sehingga Agama akan awet jika didukung kekuasaan, sebaliknya kekuasaan akan kuat jika didukung Agama

Hal itu disampaikan Bp. KH. Moh Danial yang menyitir syi`ir Ibnu Mu`taz dalam acara pengajian rutin Ahad Pon yang diselenggarakan MWC Gemuh yang berlangsung di pendopo Kecamatan Gemuh, yang dihadiri Camat Gemuh, Muslikh Harahap, Pengurus harian MWC dan masyarakat.

Meskipun pengajian itu dilaksanakan mendekati pesta demokrasi, disampaikan juga bahwa pengajian ini  tidak ada hubungan dengan kampanye maupun dengan partai politik, beliau menambahkan bahwa :

Sesuai dengan keputusan ulama NU dalam Bahtsul Masail pada Musyawarah Nasional  Ulama NU (MUNAS NU) di Pondok Pesantren Kempek Cirebon, dan sesuai hasil Fatwa MUI bahwa “money politik” atau poliitik uang adalah haram hukumnya meski masyarakat pada umumnya membuat hilah (rekayasa) untuk menghalalkannya dengan menyebutnya sebagai ganti rugi, ganti transport ataupun ganti dalam “bentuk” lainnya

Bp. KH. Moh Danial yang juga Ketua PCNU Kendal meminta semua warga NU untuk ikut memilih dalam Pemilu yang dilaksanakan tgl 9 April 2014 dengan niat yang ikhlas tanpa pamrih apapun kecuali Lillahita’ala, beliau menekankan agar warga NU jangan sampai golput, sembari memberi pendapat salah satu imam bahwa “Negara akan kacau jika tanpa pemimpin meski dalam dalam satu hari,” begitu pintanya, dengan memberikan contoh beberapa negara di Timut Tengah yang sedang kacau karena tanpa peimimpin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here