Pelatih Banser Harus Jadi Teladan Bagi Masyarakat

0
36

Kendal, pcnukendal.com – Seorang instruktur Ansor maupun pelatih Banser harus memiliki profesionalisme kepelatihan dan dapat menjadi suri teladan bagi kader lain, karena secara tidak langsung akan menjadi contoh bagi masyarakat.

Demikian dikatakan Ketua Tim Pelatih Banser Kendal, Hasan As’ari pada acara silaturahmi sekaligus rapat kerja Tim Instruktur Ansor dan Pelatih Banser Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor (GP) Ansor Kabupaten Kendal, Jumat (5/3) di Cafe Carcentro Kendal.

“Pelatih harus mampu menanamkan nilai luhur yang terkandung dalam pelatihan, bukan teori saja tapi harus mampu melaksanakannya dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Hasan As’ari.

Ia juga mengingatkan pentingnya digelar kembali pengkaderan dan pelatihan anggota Banser setelah terhenti akibat pandemi Covid-19 agar regenerasi organisasi dapat terus dialnjutkan.

“Akan kita ajukan ke pengurus wilayah untuk mendapatkan persetujuan, tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, secara teknis akan kita bahas,” imbuhnya.

Hal serupa disampaikan Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Kendal, Misbahul Munir. Menurutnya, seorang pelatih harus mempunyai jiwa kepemimpinan dan bisa memotivasi para kader agar dapat menjadi kader yang handal, loyal dan profesional.

“Mampu mengorganisir kader agar mempunyai jiwa korsa atau semangat kebersamaan yang tinggi, mampu menguasai materi-materi Aswaja, ke-NU-an serta wawasan bela negara,” tambahnya.

Misbahul Munir berharap silaturahmi dan rapat kerja Tim Instruktur Ansor dan Pelatih Banser tersebut dapat merumuskan ide-ide baru dalam rangka perbaikan kaderisasi baik Ansor ataupun Banser yang akan memulai kembali kegiatan pengkaderan dan pelatihan.

“Untuk membentuk sebuah tim yang solid, pelatih harus selalu komunikasi dan koordinasi dengan para kader setiap saat,” ucap Misbah.

Silaturahmi juga dihadiri Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto. Ia berpesan agar para instruktur dan pelatih tak bersikap arogan tapi harus mengedepankan sifat asah, asih, dan asuh.

“Saya berharap pelatihan-pelatihan juga diisi doktrinasi mental untuk bela negara, sebab menjaga keutuhan NKRI merupakan kewajiban bagi setiap warga negara,” kata Dandim 0715/Kendal di hadapan para instruktur dan pelatih se-Kabupaten Kendal. (Firdaus/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here