Patebon Dilanda Banjir, Fatayat NU Dirikan Dapur Umum

0
115

Patebon, pcnukendal.com – Tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Sabtu (6/2) dini hari hingga pagi mengakibatkan sungai di beberapa desa di Kecamatan Patebon meluap. Luapan air dan hilangnya daerah resapan air yang sudah beralih fungsi lantas mengakibatkan beberapa rumah tergenang banjir.

Berdasarkan data yang dihimpun anggota Fatayat NU di Kecamatan Patebon, Sabtu (6/2) terdapat beberapa desa yang tergenang banjir. Diantaranya Desa Kebonharjo, Donosari, Wonosari, dan Kumpulrejo.

“Informasi itu kami dapat dari anggota Fatayat NU yang bertempat tinggal di beberapa desa yang terkena banjir. Kami juga terus memantau perkembangan banjir tersebut dengan menggali informasi melalui para anggota Fatayat NU,” kata Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Patebon, Siti Mukaromah.

Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) Jawa Tengah, di Kendal awal musim hujan akan terjadi pada Oktober-November 2020, sedangkan puncaknya diprediksi terjadi pada Januari-Februari 2021.

Fatayat dan Banom NU Berikan Bantuan

Melihat banyaknya warga yang membutuhkan bantuan, Fatayat NU Patebon bekerja sama dengan Banom NU yang lain seperti IPNU, IPPNU, Ansor, dan Lazisnu mendirikan dapur umum. Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan makan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kami berinsiatif mendirikan dapur umum karena sangat susah bagi warga yang terkena banjir untuk memasak dengan kondisi rumah yang tergenang banjir,” tutur Ketua PAC Fatayat NU Patebon.

Sementara itu, Bendahara Lazisnu Ranting Kebonharjo 2 Kecamatan Patebon, Nasrul mengungkapkan tanggap bencana merupakan salah satu pilar program Lazisnu. Meskipun bersifat insidental, penangan bencana telah menjadi program Lazisnu Kebonharjo 2 yang wilayahnya berdampingan dengan Sungai Bodri.

“Program ini akan selalu kami upayakan bersama Banom NU yang lain untuk meringankan warga yang terdampak banjir terutama Fatayat yang beranggotakan ibu-ibu untuk mendirikan dapur umum,” kata Bendahara Lazisnu Ranting Kebonharjo 2.

Kepedulian NU dan Banomnya tersebut mendapat sambutan hangat warga yang terkena banjir. Salah satu warga Dukuh Bodri Desa Kebonharjo, Warham mengucapkan terima kasih kepada NU dan Banomnya yang memiliki kepedulian dan tanggap terhadap kondisi masyarakat.

“Kami sangat senang sekali dan bersyukur dengan adanya dapur umum dan pembagian nasi bungkus yang sangat bermanfaat bagi kami. Bantuan ini memang sangat kami butuhkan karena kondisi rumah yang tergenang banjir tidak memungkinkan untuk memasak”, tutur Warham. (Siti Mushodiqoh/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here