PASIEN TAK MAMPU

0
69
  1. Pertanyaan :

Seorang dokter menawarkan jasa pengobatan kepada pasien, baik berupa tindakan medis atau obat, yang nilai harga pembayaran memberatkan, sedangkan pasien hanya bisa pasrah, bagaimana hokum perbuatan dokter tersebut ?. (M. Muzammil 085291097759).

  1. Jawaban :

Yth Sahabat Muzammil.

Seorang dokter wajib melindungi pasiennya, apalagi jika dokter itu orang yang muslim. Apabila pasien tidak mampu, maka dia tidak boleh menawarkan pengobatan baik berupa tindakan medis atau obat yang harganya di luar kemampuan pasien. Kewajiban seorang muslim adalah membantu meringankan beban saudara muslim yang sedang menghadapi kesulitan, bukan malah membuat kesulitan kepada orang yang sedang menghadapi kesulitan.

Bahkan apabila ada pasien yang tidak mampu dan dalam keadaan kritis serta tidak mempunyai keluarga yang mampu atau bersedia membiayai dan pasien itu muslim bukan muhaddar (orang kafir harbi yang halal darahnya), maka jika dokter itu seorang muslim, dia wajib merawatnya dari biaya sendiri atau pihak lain dari kaum aghniya (orang-orang kaya). Karena mereka adalah komunitas yang tertanggungjawab terhadap orang-orang miskin yang membutuhkan bantuan. Pemberian bantuan kepada orang-orang miskin yang kritis bisa bersifat fardlu kifayah, dan terkadang bisa bersifat fardlu ain.

Di dalam Ahkamul Fuqaha nomor masalah 346 halaman 392, disebutkan : “Apabila pasien dalam keadaan kritis serta tidak mampu, tidak mempunyai keluarga yang mampu / bersedia membiayai, dan bukan muhaddar, maka dokter yang menangani kalau ia muslim wajib berusaha untuk merawatnya baik dengan biaya dari dokter itu sendiri atau dari yang lain dengan cara wajib ain atau wajib kifayah”.

  1. Dasar Pengambilan Dalil :

– قليوبي وعميرة جزء ثالث ص 123:

التقاط المنبوذ فرض كفاية صيانة للنفس المحترمة عن الهلاك

KONSULTASI AGAMA

Diasuh oleh : H. Mohammad Danial Royyan

Ketua PCNU Kabupaten Kendal

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here