Paguyuban Petani Kendal Gelar Silaturrahim Petani dan Pelaku‎ UMKM

0
31

Ringinarum‎, pcnukendal.com – Potensi sumberdaya pertanian di Kabupaten Kendal belum banyak memberikan manfaat bagi peningkatan taraf hidup masyarakat petani. Hal ini menjadi diskusi dan pembahasan Paguyuban Petani Kendal dalam Silaturrahim Petani dan Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kendal, Sabtu (27/03) di kediaman Pembina Paguyuban Petani Kendal, Tyas Midono Desa Caruban, Kecamatan Ringinarum.

“Kegiatan ini digelar dalam upaya mengangkat perekonomian petani dan pelaku UMKM Kendal serta mendongkrak nama Kendal di level nasional,” ungkap Ketua Paguyuban Petani Kendal, H. Sutiyono.

Menurut H. Sutiyono, Indonesia adalah negeri yang subur namun perhatian dari berbagai pihak terhadap pembangunan pertanian masih sangat terbatas. Selain itu, aktivitas pertanian dinilai kurang menarik bagi anak-anak muda karena tidak menjanjikan dari segi ekonomi.

Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut ia mengajak generasi muda untuk mencintai dan mau bergelut di dunia pertanian. Karena pemuda merupakan penerus pembangunan pertanian di masa yang akan datang.

“Kalau bukan para pemuda yang melanjutkan, siapa lagi yang akan melestarikan. Lahan pertanian kita sudah menjadi incaran para investor, seperti di daerah Temanggung dan Sukorejo hanya dieksploitasi tanpa memperhatikan lingkungan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan dan Anggaran Kementrian Komunikasi, Tiyas Midono Purwanti menyoroti produk lokal Kendal yang belum tersentuh oleh pemerintah daerah. Menurutnya, produk-produk tersebut bisa dikembangkan untuk kemajuan Kendal dan dapat menambah pemasukan bagi pelaku UMKM.

“Produk UMKM di Kendal sebenarnya sangat bagus dan berkualitas, bisa dilihat dari produk yang dipamerkan ini betul-betul inovatif,” kata Tyas usai melihat produk UMKM yang dipamerkan pada acara tersebut.

Ia berharap pemerintah bisa membantu meningkatkan UMKM di Kabupaten Kendal, terlebih dalam kondisi pandemi semua harus terus berusaha memajukan usaha guna mewujudkan Kendal sebagai pusat industri dan pariwisata dengan penguatan industri kecil dan menengah atau UMKM.

Harapan serupa diungkapkan pelaku UMKM, Kurniawan. Petani lebah ini berharap pemerintah kabupaten Kendal dapat menggandeng generasi milenial untuk mendongkrak produk UMKM.

“Istri Bupati, Chacha Frederica yang notabene adalah artis bisa ikut menjadi endorse produk lokal Kendal,” ujar Kurniawan. (Firdaus/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here