Fatayat NU Kaliwungu Selatan Gelar POSP

0
47

Kaliwungu Selatan, pcnukendal.com – Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kaliwungu Selatan menggelar Pekan Olahraga dan Seni Perempuan (POSP), Minggu (17/11) di gedung MDA-TPQ Tarbiyatul Aulad Desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Kegiatan yang mengambil tema “Dengan POSP, Mewujudkan Perempuan yang Sehat, Kuat dan Berprestasi” itu dibuka dengan upacara pembukaan. Camat Kaliwungu Selatan, Budi Koencoro berkesempatan membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya ia menyampaikan penghargaan tak terhingga kepada Fatayat NU. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menggali dan membudayakan olahraga terutama bagi perempuan di wilayah Kaliwungu Selatan.

“Perempuan tidak hanya berperan dirumah, tetapi dapat berpotensi dan berprestasi di lingkungannya. Kalah menang suatu hal yang biasa dalam pertandingan, yang terpenting kegiatan ini dapat memajukan peran perempuan melalui ajang olahraga,” tuturnya.

Sementara, Ketua MWC NU Kaliwungu Selatan dalam sambutannya juga mengapresiasi pelaksanaan POSP. Diharapkan kegiatan itu dapat membawa manfaat dan bisa dikembangkan lagi. Ia juga memperhatikan salah satu cabang lomba yang dipertandingkan dalam POSP, yakni gobag sodor. Menurutnya permainan itu dapat diperkenalkan kepada anak didik di sekolah dasar sampai tingkat atas.

POSP diikuti 6 Pimpinan Ranting Fatayat NU di Kecamatan Kaliwungu Selatan dengan jumlah peserta kurang lebih 150 orang. Adapun cabang lomba yang dipertandingkan diantaranya adalah Bola Voli, Bulu Tangkis, Gobak Sodor, MTQ, Duta Fatayat dan Mars Fatayat NU. Pimpinan Ranting yang menjadi juara pada ajang ini, akan mewakili Kaliwungu Selatan pada POSP tingkat kabupaten. Dari hasil perlombaan, PR Fatayat NU Magelung meraih poin tertinggi dan berhak menjadi juara umum.

Ketua PAC Fatayat NU Kaliwungu Selatan, Hj. Misrofah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak karena kegiatan itu dapat terlaksana dengan lancar. Ia berharap melalui POSP tali silaturahmi antar anggota Fatayat NU dapat terjalin. Kegiatan tersebut, menurutnya juga sebagai ajang melestarikan budaya tradisional yang telah tergeser oleh budaya modern.

“Semoga di tahun mendatang akan lebih semangat dan meriah lagi. Selamat kepada  para juara, semoga dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kader-kader Fatayat yang lainnya,” pungkasnya. (Ifana/Mufty)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here