OSIS MTs NU 20 Kangkung Adakan Kelas Cipta Puisi

0
132
SONY DSC

Kangkung, pcnukendal.com – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MTs NU 20 Kangkung mengadakan kegiatan pelatihan menulis puisi bertajuk Kelas Cipta Puisi, Selasa (6/10).

Menurut Ketua OSIS, Tsalis Nafisaturrohmah kegiatan ini diadakan untuk mengobati kerinduan para siswa belajar secara tatap muka. Selain itu diharapkan setelah mengikuti pelatihan, siswa dapat membuat puisi dan akan dibukukan.

“Karena masih masa pandemi Covid-19, peserta dibatasi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut dan diadakan lagi di lain waktu,” ungkap Ketua OSIS.

SONY DSC

Sementara, Kepala MTs NU 20 Kangkung Khofidin menilai kegiatan ini luar biasa. Menurutnya dengan kegiatan seperti ini dapat menjadi pembeda dengan sekolah-sekolah sekitar. Ia berharap kegiatan itu dapat memotivasi dan memunculkan bakat-bakat seni dan sastra dari para siswa.

“Perlu ada pembelajaran di luar jam pokok yang menyenangkan bagi siswa. Terbukti dari kegiatan semacam ini, siswa MTs NU 20 Kangkung selalu mewarnai berbagai acara dan lomba di luar sekolah,” tutur Khofidin.

Pelatihan menghadirkan narasumber Setia Naka Andrian, dosen Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) Universitas PGRI Semarang. Dalam pemaparannya ia menyampaikan karya sastra seperti puisi merupakan kekayaan yang luar biasa yang tak banyak dimiliki negara-negara di dunia. Ia mengajak para siswa percaya diri, berani berkarya dan menampilkan karyanya.

“Jika pamer teknologi kita kalah jauh dari bangsa-bangsa di eropa, tapi karya sastra, seni, budaya adalah hal yang unik dan banyak diminati di sana,” ujarnya.

Lebih lanjut, peraih Anugerah Sastra Litera 2018 ini memaparkan teknik penulisan puisi, yakni mulai dari memunculkan keinginan menggapai sesuatu atau cita-cita, teknik merespon benda, mendeskripsikan obyek dan bermain data.

“Apapun bisa dibuat menjadi karya, bahkan sesuatu yang tidak mungkin atau mustahil. Tulislah apa yang kamu lihat, bukan yang kamu pikirkan. Tulis keinginan, rangkum kejadian hingga menjadi baris-baris puisi,” terang Naka. (muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here