Ngaji Qomi’ Ath Thughyan: Cabang Iman (64)‎

0
26
iklan

64. Melakukan salat pada mayit muslim

Rasulullah saw bersabda:

اَلْجِهَادُ وَاجِبٌ مَعَ كُلِّ اَمِيْرٍ بَرًّا كَانَ اَوْ فَاجِرًا وَاِنْ هُوَ عَمِلَ الْكَبَائِرَ . وَالصَّلاَةُ وَاجِبَةٌ عَلَيْكُمْ خَلْفَ كُلِّ مُسْلِمٍ بَرًّا كَانَ اَوْ فَاجِرًا وَاِنْ هُوَ عَمِلَ الْكَبَائِرَ . وَالصَّلاَةُ وَاجِبَةٌ عَلَيْكُمْ وَعَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ بَرًّا كَانَ اَوْ فَاجِرًا وَاِنْ هُوَ عَمِلَ الْكَبَائِرَ

Iklan

Berjuang bersama setiap pemimpin wajib hukumnya, tak peduli apakah ia orang baik atau orang durhaka meskipun melakukan dosa-dosa besar. Salat bersama setiap imam yang muslim wajib hukumnya, tak peduli apakah ia orang baik atau orang durhaka meskipun melakukan dosa-dosa besar. Dan salat itu wajib atas kamu sekalian dan atas setiap muslim yang mati, tak peduli apakah ia orang baik atau orang durhaka meskipun melakukan dosa-dosa besar.

Maksud hadits di atas adalah bahwa berjuang, salat berjamaah, dan salat jenazah adalah fardu kifayah. Disunnahkan agar jumlah orang yang melakukan salat jenazah sebanyak 100 (seratus) orang, berdasarkan sabda Nabi Muhammad saw:

مَنْ صَلَّى عَلَيْهِ مِائَةٌ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ غُفِرَتْ ذُنُوْبُهُ

Barangsiapa yang jenazahnya disalatkan oleh 100 orang muslim, niscaya diampunkan baginya dosa-dosanya.

Syeikh al-Azizi menukil pendapat Syeikh al-Manawi bahwa yang nampak dari hadis di atas adalah dosa-dosa mayit tersebut diampunkan, sampai dengan dosa-dosa besar.

Diasuh Oleh: KH. Akhmad Rojin, Rois Syuriah MWC NU Patean, Pengasuh Ponpes Assalafiyyah An-Nahdliyah Patean, Kendal

iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here