Ngaji Qomi’ Ath Thughyan: Cabang Iman (36)‎

0
34

Nadhim berkata dalam nadham-nya:

(أَدِّ الأَمَانَةَ لاتُقاتِلْ مُسْلِمًا     وَاحْذَرْ طَعامًا ثمّ مالَكَ تَحْرُمُ)

Sampaikanlah amanah. Janganlah kamu membunuh orang Islam. Berhati-hatilah (cermat) terhadap makanan. Berhati-hatilah (cermat) terhadap hartamu (yang kamu milki). Niscaya kamu akan mulia (di sisi Allah).

Dalam bait ini nadhim memberitahukan empat macam cabang iman yang selanjutnya, yaitu:

36. Menyampaikan amanah kepada orang yang berhak atasnya

Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الأمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا (٥٨)

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha melihat. (QS. An-Nisa’: 58)

Rasulullah SAW bersabda:

ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ اَوْ وَاحِدَةٌ مِنْهُنَّ فَلْيَتَزَوَّجْ مِنَ الْحُوْرِ الْعِيْنِ مَا شَآءَ رَجُلٌ اُؤْتُمِنَ عَلَى اَمَانَةٍ فَاَدَّاهَا مَخَافَةَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ وَرَجُلٌ خَلَّى عَنْ قَاتِلِهِ وَرَجُلٌ قَرَأَ فِى دُبُرِكُلِّ صَلاَةٍ قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدٌ اِحْدَى عَشْرَةَ مَرَّةً. رَوَاهُ ابْنُ عَسَاكِرَ

Ada tiga hal yang jika seseorang mempunyainya atau salah satu darinya, maka kelak ia akan menikah dengan bidadari cantik, yaitu seorang laki-laki yang diberikan amanah kemudian menyampaikannya dengan baik (kepada yang berhak atasnya) karena takut kepada Allah SWT, seorang laki laki melepaskan (memaafkan) orang yang membunuhnya, dan seorang laki-laki yang setiap usai salat membaca surat Al-Ikhlas sebelas kali. (HR. Ibnu Asakir)

Maksud dari hadis ini adalah jika seseorang mempunyai ketiga kriteria tersebut atau salah satu saja darinya, maka kelak (di surga) ia akan menikah dengan bidadari cantik. Adapun maksud dari tiga kriteria tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Seorang laki-laki yang dipercayakan kepadanya sebuah amanah, dan ia dapat menyampaikannya kepada yang berhak atasnya karena ia takut pada siksa Allah.
  2. Seorang laki-laki yang memaafkan orang yang membunuhnya sebelum ia terbunuh, atau memaafkan orang yang membunuh pewarisnya (yang meninggalkan warisan).
  3. Seorang laki-laki yang membaca surat Al-Ikhlas sebelas kali seusai setiap salat fardhu.

Diasuh Oleh: KH. Akhmad Rojin, Rois Syuriah MWC NU Patean, Pengasuh Ponpes Assalafiyyah An-Nahdliyah Patean, Kendal

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here