Ngaji Corona Ala NU Kendal

0
35

Kendal, pcnukendal.com – Guna menyikapi keresahan masyarakat terhadap penularan virus covid-19 atau corona dan menjawab permasalahan yang ditimbulkan terkait agama, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kendal melalui Lembaga Dakwah NU (LDNU) menggelar pengajian selapanan di Gedung PAUD Kawasan NU Center Jalan Tentara Pelajar Kelurahan Kebondalem Kendal, Sabtu (21/3) pagi.

“Topik yang diangkat adalah kebenaran dalam beragama, berbangsa, dan bernegara menurut pandangan Islam Ahlussunnah waljamaah dengan narasumber Ketua PCNU KH Muhammad Danial Royyan,” kata moderator pengajian, H Moh Muzakka yang juga Ketua LDNU Kabupaten Kendal dan dosen Universitas Diponegoro Semarang.

Di awal pengajian KH Danial Royyan menyampaikan selamat kepada para kader NU yang terpilih menjadi kepala desa dalam pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 18 Maret lalu.

“Banyak fenomena menarik dalam pilkades kemarin, ada Rois Syuriyah Ranting NU yang dikalahkan oleh Ketua Ranting Fatayat NU, ada juga lulusan S2 dikalahkan oleh lulusan SMP meski hanya seorang tukang las, ada juga yang didukung orang kuat namun kalah sama yang didukung NU. Dalam hal ini yang tak pernah terkalahkan adalah para ulama dan kyai yang ikhlas berkhidmat pada umat,” tegas KH Danial.

Selanjutnya jamaah pengajian yang berasal dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Kendal diajak berdoa bersama agar diselamatkan dari wabah virus corona. Rangkaian doa ditutup dengan sholawat thibil qulub sebagaimana anjuran PBNU agar melanggengkan membaca sholawat ini setelah sholat maghrib.

Sholat Jumat atau Jamaah Dhuhur?

Dalam menyikapi penularan virus corona amat beragam dan terkadang terjadi perdebatan. Sebagaimana diketahui lewat pemberitaan di berbagai media massa, di berbagai negara dan kota di Indonesia ada masjid yang tetap sholat jamaah dan sholat jumat, ada juga yang meniadakan sholat berjamaah, ada juga yang meniadakan sholat jumat dan diganti dengan sholat dhuhur berjamaah seperti di Masjid Istiqlal Jakarta.

“Untuk anda yang jumlah jamaah sholatnya hanya sekitar 10 orang dan orangnya juga itu itu saja ya tetap sholat jamaah. Dalam madzhab Syafii tidak diwajibkan untuk menempelkan kaki dengan kaki makmum sebelah namun hanya sunah berbeda dengan madzhab Hanbali yang mewajibkannya, sehingga sholat jamaah meski dengan berjarak tetap dapat dilaksanakan. Berbeda dengan sholat jamaah jumat karena ada beberapa syarat yaitu harus rapat dan waktu berjubel dalam waktu yang lama karena ada khutbah, juga berpotensi campur berdesakan maka sholat jumat boleh diliburkan. Hal ini sebagai bentuk kehati-hatian,” kata KH Danial.

Islam Agama Kemanusiaan

“Islam adalah agama kemanusiaan, tidak ada agama bagi yang tidak berperikemanusiaan dan tidak berakal, jika hal ini diterapkan dalam ideologi yang bentuknya ahlussunah waljamaah maka penularan virus corona yang begitu cepat dan mematikan dapat dikatakan sebagai wabah atau thoun yang mengancam kemanusiaan”.

“Rosulullah memiliki tetangga yang beragama yahudi tapi memerintahkan untuk berbuat baik termasuk memberinya daging saat menyembelih kambing”.

“Wabah sudah ada di era Nabi yang dikenal dengan wabah amwas. Saat itu Nabi bersabda kalau suatu negara sudah kena wabah atau pagebluk maka janganlah masuk ke negara itu. Jika kamu berada didalam negara tersebut maka janganlah keluar dari negara tersebut”.

“Pada saat Kholifah Umar bin Khottob mau ke negeri Syam ada laporan bahwa di sana sedang berjangkit wabah tho’un, kemudian beliau membatalkan untuk berkunjung. Saat itu beliau ditanya kenapa lari dari taqdir Allah, kemudian dijawab dirinya lari dari taqdir yang satu ke taqdir yang lain. Disinilah Islam ahlussunnah waljamaah menekankan pentingnya ikhtiar atau usaha untuk penyelamatan, berbeda dengan paham Jabbariyah yang hanya pasrah”.

“Meski Islam agama kemanusiaan namun bukan berarti boleh mengalahkan ketuhanan atas nama HAM atau kesetaraan gender dengan membolehkan LGBT. Ajaran nabi dan rosul dapat dikatakan disamakan dengan ketuhanan, tidak boleh boleh dilampaui oleh kemanusiaan.

Ulama termasuk Ulil Amri

Saat ini ada yang berpandangan bahwa kebenaran bernegara harus dengan khilafah ala manhaji nubuwwah. Menurut KH Danial Royyan, kebenaran bernegara tidak harus dengan khilafah karena banyak ulama yang menafsirkan bahwa khilafah ala manhajin nubuwwah itu hanya terjadi pada zaman Khalifah Umar bin Abdul Aziz atau zaman Sultan Sholahudin al Ayyubi saja. Bagi KH Danial lebih setuju dengan konsep ulil amri dimana ulil amri itu bukan hanya umaro saja melainkan juga ulama. Ulil amri merupakan perpaduan keduanya. Sehingga dalam hal ini PBNU bisa juga dikatakan sebagai ulil amri.

Ikhtiar Sholawat

Salah satu ikhtiar untuk menangkal corona adalah berdoa kepada Allah dengan membaca sholawat thibil qulub. “Sholawat ada 2 macam yaitu murni dan yang bercampur dengan tawassul. Yang murni seperti allahumma sholli ala sayyidina muhammad dan yang campur tawassul seperti sholawat nariyah dan sholawat thibil qulub. Pada saat dulu terjadi wabah juga muncul sholawat likhomsatun uthfi biha yang bertawassul kepada Sayyidatina Fatimah dan ahlul bait,” terang KH Danial. (Moh Fatkhurahman)

Berikut rangkaian doa yang dibaca di awal pengajian selapanan dan diharapkan juga dibaca oleh umat Islam agar terhindar dari virus corona.

١. اعوذ بكلمات الله التامات من كل شيطان وهامة وعين لامة
٢. بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شيئ في الارض ولا في السماء وهو السميع العليم
٣. اللهم صل على سيدنا محمد طب القلوب ودوائها، وعافية الابدان وشفائها، ونور الابصار وضيائها، وعلى اله وصحبه وسلم
٤. لي خمسة اطفي بها حر الوباء الحاطمة
المصطفى والمرتضى وابناهما وفاطمة

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here