MWC & Banom NU Sukorejo Prioritaskan Konsolidasi Ranting

0
58

Sukorejo, nukendalonline. Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) dan Badan Otonom NU kecamatan Sukorejo sepakat untuk memprioritaskan program konsolidasi organisasi di tingkat ranting pada tahun pertama kepengurusan MWC NU dan Banomnya.

Kesepakatan itu diputuskan dalam rapat koordinasi ketua MWC NU dan  dan ketua Banom NU kecamatan Sukorejo di TPQ Ar Rahmah Selokaton, Rabu (22/6).

Hadir dalam rapat tersebut ketua MWC NU Sukorejo. Fahroji, S.Pd.I, ketua  GP Ansor Rudi Susanto, ketua Fatayat NU Kodriyah, S.Pd.I , Ketua IPNU Ahmad Isro’i dan ketua IPPNU Maghfiroh. Sedangkan ketua Muslimat Hj. Niken Larasati, SE berhalangan hadir dalam acara tersebut.

Ketua PAC GP Ansor, Rudi Susanto dalam kesempatan itu memaparkan pentingnya segera melakukan konsolidasi ranting karena banyak ranting Ansor yang belum terbentuk dan vakum kegiatan. Fatayat juga demikian mengalami krisis kader potensial karena  belasan tahun tidak konferensi. Sedang IPNU IPPNU relatif stabil.

Sementara dari evaluasi MWC NU, Fahroji, memaparkan sembilan ranting NU dinyatakan aktif,  empat ranting dinyatakan kadaluarsa dan sudah di beri surat perintah untuk segera mengadakan Musyawarah Ranting.Sedangkan lima ranting masuk zona kuning karena kategori vakum kegiatan dan akan dilakukan pendekatan dan pembinaan.
“Dari hasil penyamaan persepsi terhadap program kerja dan pemetaan bersama ini, MWC NU dan Banomnya sepakat untuk tahun pertama akan memprioritaskan konsolidasi ranting”, jelas Fahroji.

Lebih lanjut Fahroji menjelaskan sehabis lebaran atau pelantikan konsolidasi ranting akan dimulai dengan turba bersama MWC NU dan Banom NU.

Hal lain yang menjadi kesepakatan dalam rapat koordinasi tersebut adalah kegiatan pelantikan bersama MWC NU, PAC GP Ansor, Fatayat NU dan IPNU IPPNU.

“Masalah tempat dan waktu masih akan dibahas lagi dalam rapat gabungan syuriyah dan tanfidziyah selepas Idul Fitri” pungkasnya. (Ali Ma’shum).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here