MTs NU 20 Kangkung Selenggarakan Pameran Seni

0
248

Kangkung – pcnukendal.id – Pada Sabtu (7/1), siswa MTs NU 20 Kangkung menyelenggarakan “Pergelaran dan Pameran Seni Budaya 2017”. Kegiatan yang merupakan agenda tahunan tersebut diikuti oleh seluruh siswa MTs NU 20 Kangkung dengan siswa kelas IX sebagai panitianya.

Hadir dalam kegiatan ini Casmito, pengawas madrasah kankemenag kabupaten kendal, komite MTs NU 20 Kangkung dan PC Fatayat NU Kabupaten Kendal.

Kegiatan diawali dengan acara pembinaan siswa dengan tema “Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda”. Sri Nuryati dari BNN Kabupaten Kendal hadir sebagai narasumber pada acara itu.

Acara dilanjutkan dengan pergelaran seni. Pagelaran itu diisi dengan penampilan tim paduan suara, grup tari saman dengan iringan lagu Bungong Jeumpa dan grup tarian tradisional Papua. Acara bertambah meriah ketika grup ansamble music tampil membawakan lagu–lagu daerah dengan iringan angklung dan rebana.

Sesi berikutnya adalah Pameran. Acara pameran dibuka dengan pemotongan pita oleh Casmito. Dalam sambutannya, Casmito mengapresiasi positif kegiatan ini. Ia berpesan agar siswa madrasah memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan tidak merasa minder atau rendah diri.

“Siswa madrasah juga tidak kalah dengan siswa sekolah negeri, terbukti dengan diselenggarakannya kegiatan ini oleh siswa MTs. NU 20 Kangkung,” tutur Casmito.

Dalam pameran ini siswa menamilkan karya mereka, mulai dari yang bertema pendidikan, kesehatan, seni rupa, sampai kerajinan tangan. Karya-karya itu dipajang di ruang-ruang kelas. Selain itu, digelar pula bazar jajanan tradisional.

Siswa kelas IX pun unjuk gigi dengan menjadi kurator yang mengulas karya seni yang mereka tampilkan. Antusiasme pengunjung terlihat dalam mengamati karya seni yang dipamerkan siang itu.

Titik Ulfah, guru Seni Budaya MTs NU 20 Kangkung, mengungkapkan bahwa pelajaran memang harus kontekstual agar materi lebih mudah diserap siswa.

“Demi lebih menghayati materi pameran dalam pelajaran seni dan budaya, mereka kami ajak melakukan pameran dengan materi karya siswa sendiri,” terang Titik.

Ia juga berharap, lewat kegiatan tersebut siswa memiliki rasa menghargai terhadap hasil karya orang lain. Menurutnya, kegiatan itu memberikan pengalaman langsung bagi siswa dalam mengorganisir sebuah pameran. (Mufty/Zubair)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here