Mengenal Athoillah Alfarid, Ketua PC IPNU Kendal

0
40

Kendal, pcnukendal.com – Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Kabupaten Kendal masa khidmat 2020-2022 ‎resmi dilantik, ‎Minggu (21/3) di Gedung Paripurna DPRD ‎Kabupaten Kendal.‎

Ketua PC IPNU Kendal yang dilantik tersebut adalah Athoillah Alfarid, pemuda asal Desa Bulak Kecamatan Rowosari yang terlahir dari pasangan Abdul Wahib dan Indalifah 31 Januari 1998.

Mahasiswa Universitas Wahid Hasyim ini terkenal aktif dalam organisasi dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Sebelum menjadi Ketua PC IPNU Kendal, ia menjabat sebagai Ketua PAC IPNU Rowosari 2019-2021. Saat ini ia juga termasuk relawan Search and Rescue (SAR) di Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Kendal dengan keahlian Water Rescue.

Kemampuannya diakui Komandan BTB Kabupaten Kendal, Atthasius Asdyanto yang sering menempatkan Athoillah pada posisi Water Rescue meski tidak menutup kemungkinan ditarik ke operasi SAR yang lain.

“Athoillah bisa menjadi contoh bahwa pelajar jangan hanya jadi penonton, masih muda berarti perjuangan masih panjang. Jadilah aktor, jadilah pemuda yang dapat memberi manfaat untuk bangsa,” tutur Atthasius.

Atthasius mengaku bangga mengetahui anggota timnya dilantik menjadi Ketua PC IPNU Kendal. Ia berharap sosok Athoillah dapat memberi energi positif pada rekan-rekannya di organisasi yang ia pimpin.

Hal senada diungkapkan Kepala Satuan Khusus Banser Tanggap Bencana (BAGANA) Kabupaten Kendal, Sayudi. Ia berharap Athoillah, yang lulus Diklat Bagana 2018 itu mempunyai pengaruh dalam sikap peduli sesama dan tanggap terhadap bencana.

“Bencana tidak hanya bencana alam, ada bencana sosial yang membuka ruang untuk bergerak peduli sesama dan kami siap bekerja sama. Avignam jagat samgram,” ujar Sayudi.

Tak hanya di tim SAR, Athoillah juga siap melayani warga yang membutuhkan ambulans. Menggunakan ambulans Baznas Kabupaten Kendal, ia biasa membantu warga di wilayahnya.

Keahlian lain Athoillah juga nampak di bidang seni. Ia juga dipercaya menjadi pengajar ekstra kurikuler rebana di 3 lembaga pendidikan. Yakni Pondok Pesantren Rodhotul Muta’allimin Pegulon, Madrasah Aliyah (MA) Darussa’adah Rowosari, dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Yosorejo. Di sela-sela kesibukannya, ia juga masih menyempatkan untuk mengajar mengaji di Mushola Al Barokah samping rumahnya. (Firdaus/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here