Masuki Tahun 2021, Lazisnu Kecamatan Kendal Perbarui Pengelolaan ‎Administrasi

0
220

Kendal, pcnukendal.com – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kecamatan Kota Kendal menggelar pertemuan bersama pengurus tingkat ranting, Rabu (30/12) di SMK NU 01 Kendal.

Pertemuan di penghujung tahun 2020 itu membahas berbagai program yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang, diantaranya akan memperbarui tata kelola administrasi di tingkat ranting.

“Pengelolaan administrasi akan menggunakan aplikasi yang diterapkan untuk memudahkan kita dalam menyampaikan laporan dan informasi yang dibutuhkan,” kata Ketua Lazisnu Kecamatan Kota Kendal, Bayu Nugroho.

Aplikasi ini, lanjut bayu juga dapat dicetak sebagai laporan yang dapat diserahkan kepada MWC NU maupun masyarakat yang membutuhkan.

“Jika dulu kita harus membuka kembali tumpukan kertas untuk mencari data yang akan kita laporkan, sekarang hanya cukup dengan menggunakan menu yang disediakan maka informasi yang dibutuhkan akan bisa dilihat dengan detail,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu juga disampaikan laporan pengelolaan kaleng sedekah selama tahun 2020 oleh Bendahara Lazisnu Kecamatan Kota Kendal, Cholis. “Ada beberapa kelurahan yang aktifitasnya sangat signifikan baik pemungutan kaleng maupun pentasyarufannya. Sebagai contoh Kelurahan Candiroto,” katanya sambil menunjukkan grafik perkembangan Lazisnu setiap ranting.

Cholis berharap perkembangan Lazisnu di setiap ranting dapat terus meningkat. Hal itu menurut Cholis dapat terwujud apabila koordinasi antara Lazisnu dengan Banom lainnya berjalan dengan baik sehingga akan menjadikan eksistensi NU semakin terasa melekat di hati masyarakat.

Pertemuan dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin Sekretaris Lazisnu Kecamatan Kota Kendal, M. Mashuri. Diskusi diawali dengan penyampaian pengalaman dan keberhasilan masing-masing ranting dalam menjalankan program kaleng sedekah Lazisnu. Dari hasil diskusi dirumuskan perlunya komunikasi aktif antar stakeholder Lazisnu dan adanya data yang akurat.

“Kaleng yang digunakan agar didata dengan jelas. Bila ditemukan kaleng yang tidak terpakai, harus dikembalikan ke Lazisnu kecamatan agar bisa dialihkan dan dimanfaatkan oleh ranting lain,” terang Sekretaris Lazisnu Kecamatan Kota Kendal.

Sementara itu, pengurus harian bidang pendataan Lazisnu Kecamatan Kota Kendal, Slamet Sutejo sangat berharap pemanfaatan hasil kaleng sedekah lebih ditingkatkan dan disosialisakan. Ia yakin dengan disampaikannya bukti pemanfaatan kaleng sedekah akan dapat membangkitan ghirah masyarakat untuk menitipkan sedekahnya melalui Lazisnu.

“Masyarakat awam membutuhkan bukti riil yang dapat dirasakan sehingga peran aktif Lazisnu benar-benar diketahui dan diakui masyarakat,” ujarnya. (Arif/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here