MAKESTA IPNU-IPPNU GENTING GUNUNG SUKOREJO

0
118

make

Sukorejo, 19 – 20 April 2014 tepatnya di Desa Genting Gunung. Rombongan PAC IPNU/IPPNU Sukoarejo yang di ketuai Adi Syaiful Amar mengadakan Makesta atas undangan  dan  prakarsa  pengurus ranting IPNU/IPPNU Desa Genting Gunung.  Makesta ( Masa Kesetiaan Anggota) merupakan jenjang pengkaderan para kader muda dan pelajar Nahdlatul Ulama yang memang menjadi program Rutin PAC IPNU /IPPNU Kec. Sukorejo yang diadakan hampir disetiap ranting dan setiap Madrasah/Sekolah yang bernaung di lembaga Maarif NU di Kecamatan Sukorejo.  Kegiatan ini sengaja dilaksanakan atas dorongan PR NU Genting Gunung yang terbentuk sekitar bulan yang lalu, Sehingga kegiatan ini sengaja di tempatkan di Pesantren Iyahana di bawah asuhan K. Jaizun yang merupakan rais syuriah PRNU Genting Gunung. Memang usia PRNU Genting Gunung masih sangat muda, baru pertengahan bulan maret pengurus ranting baru terbentuk setelah bertahun tahun fakum bahkan tidak ada pengurusnya. Rupanya PRNU desa Genting Gunung ini adalah atas prakarsa dan dorongan Kader Penggerak NU hasil diklat Kader Penggerak NU tingkat MWC NU Kec. Sukorejo yang dilaksanakan di Padepokan Ki Bodo Sentul sukoarejo  3 bulan yang lalu.

Kebetulan peserta diklat ada yang berasal dari utusan ranting desa Genting Gunung, sehingga seusai dilantik sebagai kader penggerak sesegara mungkin membentuk Penguarus Ranting NU. Musran yang dipimpin langsung oleh MWC NU Sukorejo segera di gelar di Balai Desa Genting Gunung dengan menghasilkan Ketua Tanfidziyah Azhar, SPd.I dan Rais Syuariah K. Jaizun. Seusai dibentuk Pengurus Ranting, yang dilirik oleh pengurus justru kader usia remaja, sehingga pengurus ranting mendorong kader muda untuk mengadakan Makesta secepatnya.

Makesta kali ini bermakna cukup dalam bagi Kader Muda NU Genting Gunung, disamping sebagai ajang pengkaderan NU, juga sebagai bukti keseriusan dan kepatuhan kader NU terhadap instruksi PRNU yang baru ( Azhar dan Kawan Kawan ).  Sehingga antusias peserta makesta IPNU/IPPNU desa Genting Gunung untuk mengikuti kegiatan tersebut sangat dapat dirasakan.

Menurut salah satu senior IPNU yang ada di Wilayah Genting Gunung, Makesta kali ini cukup sukses, hal ini  dapat dilihat dari antusias peserta Makesta dalam mengikuti kegiatan ,  Jumlah pesertapun di luar dugaan karena jumlahnya melebihi dari yang di targetkan.  Jumlah Peserta Yang semula diperkirakan 35 – 40 an, ternyata bertambah menjadi 54. Mujahidin ( Keua Panitia ) sangat kaget sekaligus bangga dengan keberhasilan ini, ia bertekat untuk menyediakan peluang bagi para remaja untuk meggali potensi lewat organisasi IPNU-IPPNU. “Kami akan terus mendorong para remaja untuk bisa menghasilkan sebuah karya lewat IPNU-IPPNU”, ujarnya.

K.A Jaizun, dalam pembukaan acara tersebut memberikan wejangan kepada para peserta Makesta agar selalu waspada, menurutnya sekarang ini muncul berbagai organisasi  yang menamakan dirinya Ahlussunah Waljamaah, tetapi jika diikuti justru akan menjerumuskan generasi kedalam satu lingkaran yang tidak jelas. Karena kalau di kaji lebih dalam ajaran yang dibawa oleh aliran-aliran ini sangatlah jauh dari apa yang diajarkan oleh para ulama’ Ahlussunah Wal Jamaah.  Menurutnya kegiatan Makesta kali ini bertujuan untuk memberikan wawasan Ahlussunnah wljamaah bagi para peseta disamping itu juga sebagai ajang untuk menggali pengetahuan tentang keorganisasaian terutama di dalam hal organisasi pelajar dibawah naungan Nahdlatul Ulama yaitu IPNU dan IPPNU. (m. fkrs)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here